Bus Penumpang Dirazia Petugas Gabungan di Pasaman

Pemeriksaan bus
Pemeriksaan bus (KLIKPOSITIF/Yulisman)

PASAMAN , KLIKPOSITIF -- Personil Satlantas Polres Pasaman bersama Dinas Perhubungan (Dishub) memeriksa setiap bus yang melintas di depan kantor Dishub Pasaman , Senin 10 September 2018. Pemeriksaan seluruh bus penumpang tersebut untuk memastikan kelayakan bus yang ditumpangi penumpang.

Pemeriksaan ini dilakukan sesuai instruksi Dirlantas Polda Sumbar, untuk antisipasi terjadinya kecelakaan bus, seperti yang terjadi pada bus yang terjun ke jurang di Sukabumi. 

baca juga: Seorang PDP di Pasaman Dimakamkan dengan Protap COVID-19

"Dari 30-an bus yang diperiksa tim gabungan secara umum kendaraan tersebut layak jalan. Namun ada sejumlah temuan komponen bus seperti rem tangan ada yang putus sehingga perlu diganti untuk memastikan keamanan penumpang," kata Kepala Dinas Perhubungan Pasaman , Asril Amir usai menggelar razia.

Sementara itu Kasat Lantas Polres Pasaman , AKP Angga didampingi Kanit Turjawali, Ipda Yeni Brando mengatakan, untuk menjaga keselamatan penumpang dan barang, pihaknya melakukan razia dan memeriksa kelayakan jalan kendaraan penumpang di wilayah hukum Polres Pasaman .

baca juga: Polisi Amankan 91,5 Kilogram Ganja di Pasaman, Dua Pelaku Kabur ke Hutan

Bagi pelanggar sesuai dengan aturan hukum, maka akan diberikan surat bukti pelanggaran (tilang). Operasi kelaikan angkutan ini sangat diperlukan. Sebab banyak kendaraan yang nekat beroperasi padahal tidak dalam kondisi baik.

"Dalam razia itu yang kita lakukan pengecekan seperti, STNK dan SIM. Selanjutnya mengecek kendaraan mulai tingkat kebocoran rem, suspensi (per, skop breker, dan kelistrikan dan sistem penerangan," ujarnya.

baca juga: Akui Kesalahan, Anggota DPRD Pasaman Minta Maaf

Dijelaskannya, keselamatan adalah kebutuhan semua orang, tak terkecuali bagi pengguna lalu lintas kendaraan umum maupun pribadi. Makanya perlu digiatkan razia dan pemeriksaan kendaraan.

"Bus harus melakukan uji setiap enam bulan sekali dan setiap harinya harus melakukan pengawasan dan pengujian, baik di pool dan di tempat lainnya, sehingga masyarakat, para pengguna jasa transportasi akan lebih aman dan nyaman serta selamat sampai tujuan," tambah Asril Amir.

baca juga: Langgar PSBB dan Maki-maki Petugas di Agam, Kader Gerindra Pasaman Diberi Peringatan

Pihaknya pun mengimbau PO bus untuk terus melengkapi administrasi yang akan dioperasionalkan mengangkut penumpang. Sebab jika saat razia kelaikan tidak dipenuhi, ancaman pencabutan izin atau pembekuan usaha bisa dikeluarkan. Langkah tegas itu harus diambil mengingat kecelakaan dari angkutan umum selalu menimbulkan banyak korban jiwa.

"Kita akan sanksi, pasti kita akan bekukan apabila tidak mengikuti aturan yang ada yang mengedepankan arti keselamatan. Kita akan cabut untuk perizinan," ucapnya.

[Man St Pambangun]

Penulis: Iwan R