KPU di Sumbar Verifikasi Ulang DPT Terkait Indikasi 28 Ribu Pemilih Ganda

Ilustrasi
Ilustrasi (Net)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) di 19 Kabupaten Kota di Sumatera Barat melakukan verifikasi ulang terhadap Daftar Pemilih Tetap ( DPT ). Hal itu dilakukan setelah adanya indikasi adanya identitas sekitar 28 ribu DPT ganda, di 19 Kabupaten Kota di Sumbar.

Divisi Perencanaan dan Data KPU Sumbar, Nova Indra mengatakan, langkah verifikasi ulang tersebut dilakukan setelah adanya rekomendasi dari Bawaslu dan peserta Pemilu 2019 terkait indikasi tersebut.

baca juga: Polda Sumbar Akan Tindaklanjuti Laporan Ketua KPU Sumbar

"Ini perintah langsung dari KPU RI, kita di Sumbar langsung berkoordinasi dengan Bawaslu berapa jumlah kegandaan tersebut, kemudian juga dengan peserta pemilu , dan Dukcapil. Hingga kini terus berjalan," katanya pada KLIKPOSITIF , Rabu 12 September 2018.

Sejauh ini, sebut dia, sejak tanggal 10 September lalu, peserta pemilu , Bawaslu , sudah melakukan penghapusan bersama. Dia berharap hari ini sudah menemukan hasil.

baca juga: Unggah KTP Ketua KPU Sumbar di Facebook, Petugas Posko COVID-19 Lubuk Peraku Padang Dipolisikan

Dengan upaya tersebut, KPU Sumbar berharap hasil verifikasi tidak sebesar estimasi yang ditemukan, dan menemukan angka yang rasional. Sebab, laporan angka baik dari parpol maupun Bawaslu belum tentu benar.

"Saya harap hari ini tuntas. Karena besok sudah digelar pleno tingkat kabupaten kota. Sehingga Jumat rakor tingkat provinsi sudah menetapkan hasilnya," ucap dia.

baca juga: Video Cekcok dengan Petugas Posko COVID-19 Beredar, Ini Klarifikasi Ketua KPU Sumbar

Lantas terkait adanya temuan DPT ganda tersebut, ia memaparkan, hal tersebut terjadi bisa karena adanya masyarakat yang memiliki KTP ganda ataupun memiliki NIK yang ganda.

Sedangkan terkait jumlahnya bervariasi. Dia mencontohkan di Kota Padang Panjang yakni, rekomendasi Bawaslu ada 16, dari parpol ada 10 orang, bahkan dari pengamatan dari KPU ada sekitar 30 orang.

baca juga: Aksi Sosial Warnai Peringatan Hari Jadi Bawaslu ke-12 di Kota Solok

"Kalau di Kota Padang ada sekitar 785. Data ini yang mesti diperbaiki. Termasuk juga ditemukan ada orang yang meninggal dan berpindah status," pungkasnya kemudian.

[Cecep Jambak]

Penulis: Ocky Anugrah Mahesa