Kemenag Pulangkan Paksa Salah Satu Ketua Kloter Jemaah Haji, Karena Hal Ini

"anggota tim Noer Alya Fitra yang acap disapa Nafit, menyatakan ada tiga hal yang mengakibatkan ketua kloter tersebut harus dipulangkan paksa."
Ilustrasi (Net)

KLIKPOSITIF -- Seorang petugas pendamping jemaah terpaksa dipulangkan Kementerian Agama lantaran terbukti berkinerja kurang cakap. Petugas yang merupakan ketua salah satu kelompok terbang (kloter) jemaah haji ini dipulangkan setelah melalui proses kajian panjang Ketua Tim Penilai Kinerja Petuga Kementerian Agama.

Ketua Tim Penilai Kinerja Petugas, Agus Syafiq mengatakan, petugas tersebut merangkap sebagai ketua kloter di Makkah, beberapa waktu lalu.

“Sebelumnya kami mendapat laporan dari jemaah yang bersangkutan tidak bisa bekerja dengan baik," ujar Agus kepada tim Media Center Haji (MCH) Daker Madinah di Kantor Urusan Haji Madinah, Kamis (13/09).

Agus menilai, ketua kloter yang dipulangkan lebih awal itu disinyalir kerap menelantarkan jemaah. Kondisi ini membuat jemaah seakan-akan kehilangan pegangan. "Saat jemaah membutuhkan, dia malah menghilang," kata dia.

Senada dengan Agus, anggota tim Noer Alya Fitra yang acap disapa Nafit, menyatakan ada tiga hal yang mengakibatkan ketua kloter tersebut harus dipulangkan paksa.

“Pertama, tim pengawas mendapat banyak laporan dari jemaah bahwa petugas tersebut dianggap tidak bisa memimpin secara baik, dimana disaat jamaah membutuhkan bantuan, petugas tersebut malah tidak ada di tempat atau menghilang,” urai Nafit.

Sehingga, menurut Nafit, jemaah seakan-akan kehilangan pemimpinnya, kesulitan mencari pembimbingnya. "Kalau pemimpinnya seperti ini, jemaah pasti bingung akan ikut siapa," ujarnya.

Kedua, imbuh Nafit, pada saat jemaah turun dari Bandara Jeddah, banyak yang kebingungan harus melakukan apa. “Kita sayangkan petugas kloter tersebut malah menghilang,” tandasnya. "Lalu ketiga, pada saat jemaah akan umrah wajib, petugas bersangkutan malah tidur. Ini kan tidak bagus ya," jelas Nafit.

Dari tiga catatan tersebut, maka Kemenag mengambil keputusan untuk memberikan sanksi ke petugas yang bersangkutan. Nafit ... Baca halaman selanjutnya