Empat Rumah Terbakar di Kabupaten Solok

Petugas Damkar melakukan proses pendinginan usai berhasil menjinakkan api
Petugas Damkar melakukan proses pendinginan usai berhasil menjinakkan api (KLIKPOSITIF/Syafriadi)

SOLOK, KLIKPOSITIF -- Empat unit rumah warga di Jorong Lubuek Aguang, Nagari Kotobaru, Kabupaten Solok terbakar sekitar pukul 15.00 WIB, Jum'at 14 September 2018.

Keempat rumah yang terbakar diketahui masing-masing rumah semi permanen milik Meri dan Rosnida Kandar serta rumah permanen milik Emi dan Ida.

baca juga: Tenggelam di Embung, Seorang Pelajar Solok Meninggal Dunia

Informasi yang dihasilkan dihimpun KLIKPOSITIF menyebutkan, api diketahui berawal dari rumah milik Meri (47). Api pertama kali dilihat warga menyala di bagian atas rumah yang bertingkat dua.

Material bangunan yang terbuat dari kayu ditambah cuaca panas dan angin yang cukup kencang membuat api membesar sangat cepat dan menjalar ke bangunan rumah lainnya.

baca juga: Terpapar Rekan Kerja, Warga Koto Baru Positif COVID-19

Warga bersama petugas TNI-POLRI yang mengetahui kebakaran lansung berupaya memadamkan api menggunakan alat seadanya, sambil membantu mengeluarkan barang rumah tangga milik para korban.

Tak lama berselang, 3 unit mobil Damkar Kabupaten Solok tiba di lokasi dan melakukan pemadaman. Kemudian dibantu 3 unit damkar Kota Solok bersama satu regu petugas Pol-PP.

baca juga: Puluhan Petugas Medis Kontak Dengan Pasien COVID-19, RSUD Arosuka Ditutup

Beruntung, api tak sempat memamah sejumlah bangunan lainnya di kawasan padat penduduk itu. Api baru bisa dijinakkan sekitar satu jam kemudian.

"Tidak ada korban jiwa. Untuk penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan petugas kita," sebut Kapolres Arosuka AKBP Ferry Irawan

baca juga: Jenazah Dimakamkan Keluarga, Ternyata Warga Kotobaru Solok Ini Positif COVID-19

Sementara itu, Wali Nagari Kotobaru Afrizal K menjelaskan, kerugian akibat kebakaran ditaksir nyaris sekitar Rp1Milyar.

"Saat ini kita bersama pihak terkait masih melakukan pendataan terhadap kerugian yang dialami warga kita," sebut Afrizal saat dijumpai di lokasi.

[Syafriadi]

Penulis: Iwan R