Menyerahkan Diri ke Polisi, Ini Pengakuan Codoik

"Codoik diduga terlibat kasus pembunuhan menggunakan ambulans yang menabrak pemotor di Kota Padang"
Ilustrasi (KLIKPOSITIF/Haswandi)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Pelaku pembunuhan yang menyerahkan diri mengaku selalu dihantui selama ia melarikan diri ke tempat saudaranya di daerah Pesisir Selatan.

"Saya memilih menyerahkan diri karena saya merasa terus dihantui dan terus merasa diburu oleh polisi," ujar tersangka yang bernama Codoik alias Ujang, Jumat 14 September 2018.

Ia mengaku diajak oleh adik ipar dan saat itu sama sekali tidak ada pembicaraan tentang rencana pembunuhan tersebut.

"Saya biasanya mengendarai angkot dan saya diajak oleh adik ipar saya dan awalnya saya tidak tahu dia mengajak saya kemana," ujarnya.

Setelah ikut dengan adik iparnya, ia tidak menyangka bahwa akan terjadi pembunuhan terhadap kedua korban atas nama Royal (20) dan Taufik (32).

"Setelah mereka berdua terkapar, saya hanya mengambil kayu itu saja dan saya tidak ikut memukulnya. Saya hanya melihat saja. Karena takut, makanya saya melarikan diri juga seperti mereka," sambungnya.

Ia melanjutkan, saat ini dirinya akan bertanggung jawab dan siap menjalani proses hukum tersebut.

Sementara itu, Kapolresta Padang, Kombes Pol Yulmar Try Himawan mengatakan, pihaknya tidak berhak dalam menentukan tersangka tersebut bersalah atau tidaknya.

"Yang jelas, kami akan lakukan penyidikan dan melengkapi berkasnya terlebih dahulu dan untuk bersalah atau tidaknya, nanti biar hakim yang menentukan," ujarnya.

Baca berita sebelumnya : Sempat Jadi Buronan Polisi, Tersangka Codoik Akhirnya Menyerahkan Diri

[Halbert Caniago]