Marka dan Rambu-Rambu Lalulintas di Sumbar Belum Optimal Antisipasi Kecelakaan

"Dia juga berharap proses uji kelayakan berkala kendaraan juga harus sesuai antara teori dan praktiknya"
Kondisi jalan di salah satu daerah di Sumbar yang belum dilengkapi rambu-rambu (Istimewa)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Direktorat Lalulintas Polda Sumbar menilai fungsi marka dan rambu-rambu lalulintas belum optimal dalam mengantisipasi kecelakaan yang ada di daerah itu.

Dengan kondisi tersebut, Dirlantas Polda Sumbar meminta dinas terkait untuk melengkapi semua rambu-rambu dan memperbaiki marka jalan terutama di jalan perbukitan.

"Untuk saat ini (Marka dan rambu-rambu) masih belum optimal. Harus dioptimalkan. Kami selalu survei, dan rekomendasikan pada Dishub sebagai kolega kita," kata Wakil Direktur Lalulintas Polda Sumbar, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Hari Mulyanto, dihubungi KLIKPOSITIF, Senin 17 September 2018.

Marka jalan dan rambu-rambu lalulintas yang harus diperbaiki, lanjut Hari seperti pemasangan cermin cembung, dan pengecatan garis tengah jalan, baik yang putus-putus ataupun yang tidak putus-putus.

"Contohnya pemasangan cermin cembung, lalu pembatas jalan yang ada jurangnya itu. Kemudian garis tengah itu juga sangat penting. Kita telah memberikan rekom (rekomendasi, red) pada Dishub," ungkapnya.

Selain Marka dan rambu-rambu lalulintas, dia juga berharap proses uji kelayakan berkala kendaraan juga harus sesuai antara teori dan praktiknya.

"Agar teori dan praktik itu sesuai diterapkan. Betul betul teliti. Kalau memang tidak layak, ya jangan dikeluarkan uji kelayakannya," harapnya.

Dia juga berharap semua pemangku kebijakan terkait lalulintas, seperti Dishub, PUPR dapat bahu-membahu memberikan yang terbaik demi keselamatan masyarakat banyak.

"Saat ini adalah Hari Perhubungan Nasional. Hendaknya ini jadi momentum pemangku kepentingan yang ada hubungannya dengan keselamatan di jalan, harus optimal bekerjasama. Ini untuk kepentingan rakyat banyak," pungkasnya.

[Cecep Jambak]