Pemilu Damai, Aman dan Badunsanak Dideklarasikan di Limapuluh Kota

Penandatanganan Deklarasi Pemilu Damai, Aman, dan Badunsanak
Penandatanganan Deklarasi Pemilu Damai, Aman, dan Badunsanak (Istimewa)

LIMAPULUH KOTA, KLIKPOSITIF -- Untuk menciptakan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 berjalan kondusif, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Kabupaten Limapuluh bersama tokoh-tokoh masyarakat Luak Limopuluh melaksanakan Deklarasi Pemilu Damai, Aman, dan Badunsanak 2019 di Lapangan Apel Polres Limapuluh Kota, Senin 17 September 2018.

Pada kesempatan itu, Bupati Limapuluh Kota Irfendi Arbi mengimbau seluruh kalangan di Limapuluh Kota untuk membulatkan tekad demi menyukseskan Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) pada April 2019 mendatang.

"Pelaksanaan Pemilu dilandasi dengan nilai-nilai yang telah diatur undang-undang. Karena itu, pelaksanaan pemilu harus Jujur, adil, dan transparan di bawah institusi penyelenggara," kata Irfendi Arbi.

Baca Juga

Kepada KPU dan Bawaslu selaku penyelenggara pemilu, politisi PDIP itu meminta agar kedua instansi ini bertindak independen. "Hindari sikap provokatif dan pemecah belah persatuan dan kesatuan bangsa," jelasnya.

Hal yang sama juga disampaikannya kepada parpol peserta pemilu dan juga calon-calon legislatif yang nantinya bertarung untuk memperebutkan kursi wakil rakyat. Menurutnya, berkampanye harus santun dan bermoral.

"Tidak boleh ada pemaksaan terhadap rakyat dalam menentukan pilihannya. Jaga sopan santun dalam berkampanye," pungkasnya.

Dalam kegiatan itu hadir Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi yang sekaligus bertindak sebagai inspektur upacara, selanjutnya ada Kapolres, Ketua DPRD, Dandim, Kepala Kejaksaan, Ketua LKAAM, Ketua MUI, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Ketua KPU, Bawaslu, Ketua Parpol, dan camat dari seluruh Kabupaten Limapuluh Kota.

Dalam kegiatan itu, dilaksanakan pelepasan balon deklarasi pemilu damai dan badunsanak dan juga penandatanganan deklarasi oleh bupati, forkopimda, dan Parpol perserta pemilu.

[Taufik Hidayat Kampai]

Editor: Iwan R