Bawaslu Bersama Satpol PP Payakumbuh Tertipkan APK

"Kalau parpor bisa sendiri tentu lebih baik. Sampai tadi bahkan saya menelpon Parpol, tapi karena masih tidak ada makanya kami bersama Satpol langsung melakukan penertipan"
Petugas Satpol PP melakukan penertipan terhadap APK di Payakumbuh, Sabtu 22 September 2018. (KLIKPOSITIF/ TAUFIK)

PAYAKUMBUH, KLIKPOSITIF -- Untuk memastikan proses pemilu berjalan lancar, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Payakumbuh bersama dengan Satuan Polisi Pamong Paraja (Satpol PP) melakukan penertipan terhadap Alat Peraga Kampanye (APK) yang masih terpasang di jalan-jalan utama Kota Batiah, Sabtu 22 September 2018.

Pada proses penertipan yang dimulai dari Ngalau Indah tersebut, sebanyak 20 personil Satpol PP Kota Payakumbuh menurunkan APK dari beberapa calon legislatif yang masih terpasang di jalan-jalan utama tersebut.

Ketua Bawaslu Kota Payakumbuh, Muhammad Khadafi menyebut, penertipan ini dilakukan sesuai dengan amanat Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) yang hanya membolehkan APK terpasang tiga hari, setelah diumumkannya Daftar Calon Tetap (DCT) oleh KPU.

"Karena KPU baru menetapkan DCT, Kamis (20/9) artinya APK baru boleh dipasang besok. Karena itu kami melakukan penertipan terhadap APK," jelas Khadafi kepada KLIKPOSITIF, Sabtu sore.

Dikatakannya, sebelum dilakukannya penertipan ini, pihaknya terlebih dahulu sudah melakukan sosialisasi terhadap partai politik (parpol) untuk melakukan penertipan sendiri terhadap baliho ataupun spanduk dari masing-masing caleg.

"Kami sudah melakukan sosialisasi sebanyak tiga kali. Pada saat itu juga hadir perwakilan Pemerintah Kota (Pemko), KPU, dan Parpol juga," jelas Khadafi.

Menurut Khadafi, bahkan sampai Sabtu pagi pihaknya masih menelpon beberapa parpol yang baliho ataupun spanduk calegnya masih terpasang.

"Kalau parpor bisa sendiri tentu lebih baik. Sampai tadi bahkan saya menelpon Parpol, tapi karena masih tidak ada makanya kami bersama Satpol langsung melakukan penertipan," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Kota Payakumbuh, Devitra menyebut, penertipan dimulai dari Ngalau Indah sampai dengan Kaniang Bukik. "Kami menurunkan anggota sebanyak 20 orang, penertipan dimulai dari pukul 14.30, kalau selesainya mungkin sampai malam ... Baca halaman selanjutnya