Pembacok IRT di Pasaman Diantar Orangtua Menyerahkan Diri ke Polisi

"Melihat kondisi korban yang semakin kritis, korban langsung dirujuk ke RSUD Lubuk sikaping"
Ilustrasi (Net)

PASAMAN, KLIKPOSITIF -- Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT), Masdewi (45) diduga dibacok seorang mahasiswa inisial AF (20) warga Sungai Rambutan, Jorong Makmur, Nagari Padang Gelugur Kabupaten Pasaman, Sumbar, Senin 24 September 2018 sekitar pukul 14.30 WIB.

"Korban dibacok dengan menggunakan senjata tajam di kebunnya sehingga mengalami luka-luka di sekujur tubuhnya. Korban diduga dibacok oleh mahasiswa di kebun jagung di Kampung Padang Nagari Padang Gelugur," kata Kapolres Pasaman, AKBP. Hasanuddin ketika dikonfirmasi KLIKPOSITIF, Senin malam.

Menurut Hasanuddin, kejadian berawal pada saat korban dan dua orang temannya sedang bekerja memupuk dikebun jagung milik Dewi. Tiba-tiba pelaku AF dengan membawa sebilah parang sambil tertawa-tawa dan langsung menghampiri korban langsung menganiaya korban.

Melihat kejadian tersebut dua orang temannya lari ketakutan untuk meminta bantuan. Atas kejadian tersebut korban dibawa ke Puskesmas Alai Tapus oleh masyarakat. Korban mengalami luka robek pada kepalanya, kedua telapak tangan mengalami luka robek dan mulut sebelah kiri mengalami luka robek.

"Melihat kondisi korban yang semakin kritis, korban langsung dirujuk ke RSUD Lubuk sikaping," kata Kapolres.

Sementara itu, sekitar pukul 16.00 WIB diduga pelaku AF, diantar oleh orang tuanya yang bernama Ali. Menurut keterangan orangtua kepada polisi, pelaku sudah satu bulan mengalami kelainan dan sudah dibawa beberapa kali berobat alternatif.

Atas kejadian tersebut keluarga korban dan masyarakat Kampung Pasir II Tapus merasa kesal dan mencari keberadaan pelaku. Untuk mengantisipasi terjadinya perbuatan anarkis masyarakat terhadap keselamatan dan keamanan diduga pelaku dan Mako Polsek Panti maka diduga pelaku diamankan ke Polres Pasaman.

[Man St Pambangun]