Soal Video Bantuan Jokowi yang Viral, Bawaslu Sumbar Akan Periksa Bupati Pessel

"Kalau Kepala Daerah ingin kampanye, maka ia seharusnya mengajukan cuti dan tidak menggunakan fasilitas negara"
Screenshoot (Ist)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Badan Pengawasan Pemilihan Umum (Bawaslu) Sumbar akan memeriksa Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni terkait beredarnya video yang viral di media sosial. Dalam video tersebut, Hendrajoni menyebut bantuan yang diserahkan merupakan dari Jokowi.

"Sesuai dengan Peraturan Bawaslu nomor 7 tahun 2018, kami akan menelusuri terkait video tersebut dan akan memeriksa yang bersangkutan," ujar Ketua Koordirbator Devisi Organisasi dan SDM Bawaslu Sumbar, Surya Efitrimen, saat diwawancarai di kantornya, Selasa 25 September 2018.

Pihaknya telah menerima kiriman video dan akan menindaklanjuti video yang beredar tersebut. "Kami akan membuktikannya dulu dan akan menyelidiki bagaimana peristiwa sebenarnya, karena kami baru menerima videonya saja," lanjutnya.

Surya menyebut, pihaknya sudah meminta Bawaslu Pesisir Selatan untuk memeriksa yang bersangkutan. Apa yang dilakukan orang nomor satu di Pesisir Selatan itu kata Surya, kurang tepat karena bertepatan dengan tahun politik.

"Kalau Kepala Daerah ingin kampanye, maka ia seharusnya mengajukan cuti dan tidak menggunakan fasilitas negara," sambungnya.

Dalam video tersebut, Bupati Pesisir Selatan, Hendra Joni memberikan bantuan sebanyak Rp500 juta kepada masing-masing OPD dan mengatakan bahwa bantuan tersebut dari salah satu pasangan calon presiden Republik Indonesia, Jokowidodo.

"Ini bantuan dari bapak Jokowi, tahu kan? Ingat, dari bapak Jokowi," ujarnya dalam video yang berdurasi 40 detik itu.

[Halbert Caniago]