Wanita Ini Nekat Simpan Jasad Ibunya Berbulan-Bulan Demi Belajar Tahapan Kematian

Ilustrasi
Ilustrasi (BBC)

INTERNASIONAL, KLIKPOSITIF -- Seorang wanita bernama Donna Sue Hudgins harus berurusan dengan hukum karena menyimpan jasad ibunya dalam waktu yang lama-berbulan-bulan.

Dia nekat menyimpan jenazah ibunya tersebut di dalam rumahnya karena ia mengklaim saat itu dia sedang belajar tentang kematian seorang individu manusia.

Diketahui, Donna sendiri merupakan warga North Carolina, Amerika Serikat. Ibunya tersebut meninggal dunia di umur 93 tahun. Dengan menyimpan jasad ibunya tersebut, ia bisa melihat dengan jelas ibunya membusuk.

Baca Juga

Menurut keterangan dari pihak berwenang yang dikutip dari Washington Post bahwa ia menyembunyikan tubuh ibunya di rumah mereka di Enfield, tidak jauh dari Raleigh, Carolina Utara.

Selama menyimpan tubuh ibunya tersebut ia tidak memberi tahu anggota keluarga, teman-teman atau rumah duka ibunya telah meninggal.

Hudgins mengatakan kepada polisi alasan dia tidak memberi tahu siapa pun karena "dia ingin tahu dan ingin melihat tahap kematian," menurut pernyataan dari Departemen Kepolisian Enfield .

Hudgins ditangkap dan didakwa dengan penyembunyian kematian, kejahatan. Seorang juru bicara dari Pusat Penahanan Kabupaten Halifax mengatakan, Rabu Hudgins sejak itu dibebaskan dengan obligasi.

Ibu Hudgins, Nellie Mae Hudgins, dari Nash County, NC, meninggal 7 September, menurut obituarinya.

Ia menyatakan bahwa ia "meninggalkan untuk menghargai ingatannya, anak perempuan, Donna Sue Hudgins dan Nellie 'Bonnie' S. Inscoe dan suaminya, Donald." Pemakamannya dijadwalkan untuk minggu berikutnya, menurut obituari.

Meskipun tidak jelas kapan, pihak berwenang mengatakan semuanya terungkap ketika Hudgins pergi ke rumah duka untuk membuat jadwal pemakaman.

Hudgins tampak mengatakan kepada anggota rumah duka bahwa dia tidak yakin di mana paramedis telah mengambil jasad ibunya dan, ketika petugas tidak dapat melacaknya, mereka menelepon polisi. Begitu menurut pernyataan dari Departemen Kepolisian Enfield.

Ditanya tentang insiden itu, Direktur Rumah Pemakaman Wheeler & Woodlief, Kemp David mengatakan dia lantas tidak bisa mengungkapkan rincian tetapi menegaskan pengaturan rumah duka dibuat untuk layanan dan penguburan.

Ketika pihak berwenang pergi ke rumah Hudgins, mereka menemukan "mayat yang membusuk," menurut pernyataan dari polisi.

Polisi mengatakan, mayat itu sudah berada di rumah selama beberapa bulan.

Kenny Velasquez, yang dipisahkan dari cucu Nellie Hudgins, mengatakan kepada NBC, afiliasi WRAL bahwa ketika kerabat mencoba untuk melihat atau berbicara dengan wanita berusia 93 tahun selama waktu itu, Hudgins tidak akan mengizinkannya.

"Setiap kali seseorang akan mampir," katanya, "dia akan menemui kami di pintu, mengatakan dia tertidur atau sesuatu seperti itu. Rupanya setiap kali seseorang akan menelepon, hal yang sama."

Pejabat dengan Departemen Kepolisian Enfield tidak segera menanggapi permintaan komentar dari The Washington Post pada hari Rabu lalu, tetapi mengatakan dalam pernyataan mereka tidak akan memberikan komentar lebih lanjut tentang kasus tersebut.(*)

[Tina Agustin]

Baca Juga

Penulis: Ocky Anugrah Mahesa