Mengamati 'Diam' Gubernur Sumbar dalam Pilpres 2019

"Sikap Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dalam Pilpres 2019 ini sulit ditebak. "
Pengamat politik Unand Aidinil Zetra (KLIKPOSITIF/ Joni Abdul Kasir)

PADANG, KLIKPOSITIF - Sikap Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dalam Pilpres 2019 ini sulit ditebak. Berbeda dengan Pilpres 2014 justru Dewan Syuro PKS itu menjadi ketua tim pemenangan Prabowo - Hatta.

Akhir-akhir ini Gubernur cenderung memuji langkah dan cara blusukan Jokowi. Banyak orang beranggapan Irwan lebih cenderung ke Jokowi, akan tetapi Gubernur hingga hari ini belum menentukan sikap. Bahkan beberapa bulan ini Gubernur lebih cenderung diam termasuk soal deklarasi 10 Kepala Daerah di Sumbar.

Pengamat politik Unand Aidinil Zetra menilai, diam Gubernur lebih baik dibandingkan belum apa-apa sudah deklarasi dukungan. Kalau tidak bisa memberikan ada-apa lebih baik diam.

Kemudian dalam konteks memuji Jokowi, menurut Wakil Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Andalas tersebut, selagi itu tujuan untuk meraup dana pusat demi pembangunan Sumbar itu sah-sah saja. Sikap itu justru sangat menguntungkan masyarakat dan pembangunan Sumbar.

"Kita bisa lihat diam Gubernur itu dalam konteks apa. Kita juga bisa amati diamnya itu artinya apa? Condong Kemana?," ujarnya, Sabtu, 29 September 2018 di Padang.

Dijelaskannya, Kepala Daerah merupakan simbol masyarakat di daerah yang mengakomodir semua kepentingan dari berbagai golongan. Mereka harus hati-hati dalam mengambil sikap.

"Mereka seharusnya mencerdaskan masyarakat dalam pemilu ini, bukannya belum apa-apa sudah deklarasi dukungan walaupun secara aturan tidak ada yang dilanggar namun secara etika tidak pas," terangnya.

[Joni Abdul Kasir]