Galapagos: dari Alam ke Gedung Legislatif

Anggota Galapagos
Anggota Galapagos (Istimewa)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Pesta demokrasi akan berlangsung pada tahun 2019 nanti. Meskipun masih terbilang lama, tapi suasananya sudah kental terasa. Apalagi saat ini sudah masuk tahapan kampanye.

Di pemilihan anggota legislatif dan eksekutif nanti, banyak pihak yang mencoba keberuntungannya dari dunia politik.

baca juga: Luncurkan Indeks Kerawanan Pilkada, Bawaslu Harap Kerja Sama Pemangku Kepentingan

Mereka yang maju sebagai wakil rakyat berasal dari berbagai kalangan. Mulai dari akademisi, aktivis, mahasiswa, pengusaha hingga pecinta alam sekalipun.

Dari deretan contoh tersebut, ada satu kelompok yang cukup menarik perhatian, yakni pecinta alam .

baca juga: DKPP Copot Ketua KPU Bukittinggi, Sekretaris: Belum Terima Surat

Di Padang sendiri, ada 11 orang dari satu kelompok pecinta alam masuk dalam daftar Calon Legislatif Pemilu 2019 mendatang.

Kelompok pecinta alam itu bernama Galapagos. Galapagos sendiri adalah sebuah organisasi pecinta alam dari SMA Negeri 1 Padang.

baca juga: Penangkapan Komisioner KPU Pengaruhi Kepercayaan Publik

Sebelas orang Caleg yang mencoba ganti haluan dari seorang pecinta alam tersebut berasal dari berbagai angkatan di Galapagos, "Mulai dari angkatan perintis hingga angkatan 16," kata Ketua Umum Galapagos Shofwim Shofwan.

Meskipun sejumlah anggota dari kelompok itu terlibat dalam percaturan pesta politik, pria yang saat ini jadi Caleg Partai Nasdem Dapil 1 Sumbar itu menyebut bahwa mereka tetap menjunjung tinggi pertemanan di antara mereka.

baca juga: Partisipasi Pengawasan Masih Rendah, Pengamat Politik: Bawaslu Butuh Partisipatif

"Trik khusus yang kami terapkan adalah transparansi, terbuka dan berdedikasi dengan baik. Politik ini adalah alat dari kami untuk meraih sebuah tujuan, apabila berbakti untuk bangsa, maka salah satu caranya adalah menggunakan kendaraan politik," jelas pria yang akrab dipanggil Opim itu.

Lantas terkait dengan strategi untuk meraup suara generasi milenial di Pemilu nanti, Opim mengaku bahwa ia optimis bisa mendapatkan kepercayaan dari kaum muda.

Kepercayaan dari milenial itu, katanya bisa didapatkan dengan membuat gagasan-gagasan yang sesuai dengan kebutuhan milenial itu sendiri.

"Untuk Pileg sekarang ada 11 orang dari Galapagos. Saya berharap kita bisa berkolaborasi dengan baik dan berbuat yang terbaik untuk bangsa," sambungnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pengawas Nasional Galapagos, Yuniza Roza menyebut bahwa organisasi pecinta alam ini akan berbuat yang lebih untuk Indonesia, salah satunya adalah dengan terjun ke dunia politik, selain kembali ke alam.

[Halbert Chaniago]

Penulis: Ocky Anugrah Mahesa