Harga Daging Tinggi di Sumbar, Ini Permintaan Mentan

"Mentan inginkan dinas provinsi dan kabupaten kota untuk meningkatkan jumlah suntik IB "
Bantuan Mentan kepada Pemkab Limapuluh Kota (KLIKPOSITIF/Taufik Hidayat Kampai)

LIMAPULUH KOTA, KLIKPOSITIF -- Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit menyebut perekonomian di Sumbar cukup stabil. Namun demikian yang tidak bisa turun adalah harga daging segar di pasaran.

"Yang tidak bisa turun di Sumbar itu adalah harga daging segar yang harganya tetap Rp120 per kilo pak,” kata Nasrul Abit di hadapan Menteri Pertanian (Mentan) Republik Indonesia Andi Amran Sulaiman saat launching ekspor 10 ribu ton manggis dari PT Bumi Alam Sumatera, di Sawah Laweh, Nagari Tungka, Situjuah Limo Nagari, Limapuluh Kota langsung menuju Cina, Selasa 2 Oktober 2018.

Saat ini, suntik IB (Inseminasi Buatan) atau kawin suntik di Sumbar dilakukan terhadap 48 ribu sapi betina setiap tahun. Sedangkan untuk jumlah sapi produktif berjumlah 450 ribu ekor sapi betina.

Menanggapi apa yang disampaikan orang nomor dua Sumbar itu, Andi Amran mengingatkan Dinas Perternakan Sumbar untuk tidak membiarkan satu ekorpun sapi betina produktif yang tidak bunting berkeliaran di Sumbar.

“Kami ingin dinas provinsi dan kabupaten kota untuk meningkatkan jumlah suntik IB itu. Kalau bisa kepala dinasnya kemana-mana bawa jarum suntik.  Pokoknya tidak boleh ada sapi yang tidak bunting berkeliaran di Sumbar ini,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Mentan juga menyerahkan bantuan alat mesin pertanian APBN tahun anggaran 2018 kepada Pemkab Limapuluh Kota, yakni berupa traktor roda empat sebanyak 1 unit, traktor roda dua 18 unit, pompa air 54 unit, cultivator 15 unit dan alat tanam jagung 12 menit.

[Taufik Hidayat Kampai]