Diguncang Gempa dan Tsunami, Pelamar CPNS 2018 dari Sigi Hanya 20 Orang

Ilustrasi
Ilustrasi (Net)

NASIONAL, KLIKPOSITIF -- Badan Kepegawaian Negara ( BKN ) mencatat, jumlah pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil ( CPNS ) tahun 2018 paling rendah dari Sulawesi Tengah, tepatnya dari Palu , Donggala dan Sigi.

Pasca gempa dan tsunami yang melanda tiga kawasan itu pekan lalu, tercatat, jumlah pelamar dari Sigi hanya 20 orang, sedangkan Palu 108 orang dan Donggala 175 orang.

Jumlah itu merupakan yang terendah di Indonesia hingga Sabtu 6 Oktober 2018 ini. Tiga daerah itu masuk dalam wilayah kerja kantor BKN Makassar.

Baca Juga

Dalam pernyataan resminya, Kepala Biro Hubungan Kemasyarakatan (Humas), Mohamad Ridwan, mengatakan bahwa jumlah akun pelamar yang telah terdaftar di website SSCN sebanyak 3.399.744 orang.

"Instansi yang telah menampilkan formasi sebesar 93%. Pelamar yang telah memilih instansi sebanyak 1.807.097 orang dan pelamar yang telah selesai melakukan pendaftaran sebanyak 1.182.488 orang," katanya dikutip dari laman resmi Sekretariat Kabinet.

Sementara itu, dari jumlah itu, pelamar yang telah diverifikasi oleh instansi sebanyak 349.067 orang. Dari data itu pula, tercatat ada 5 instansi pusat yang masih minim peminat.

Lima instansi itu adalah Badan Nasional Penanggulangan Terorisme dengan 119 orang pelamar, Badan Koordinasi Penanaman Modal dengan jumlah 162 orang pelamar.

Lalu Sekretariat Jenderal Komisi Yudisial dengan 165 orang, Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamana dengan 189 orang pelamar, dan Setjen WANTANNAS dengan 193 orang pelamar.

Ia menjelaskan, guna membantu pelamar yang terkendala akses portal SSCN dan perihal informasi pendaftaran, Ridwan menjelaskan bahwa BKN selaku Instansi Pelaksana Seleksi CPNS Nasional juga menyediakan Help Desk SSCN 2018 yang berada di Gedung I Kantor Pusat BKN .

"Sebelum datang ke Help Desk SSCN 2018, pelamar dipersilakan mengunjungi kanal Frequently Asked and Questions (FAQ) pada portal sscn.bkn.go.id yang memuat pertanyaan yang paling sering ditanyakan publik beserta solusinya," katanya kemudian.(*)

Baca Juga

Penulis: Ocky Anugrah Mahesa

Video Terbaru

Sumbar Kesulitan Solar

YouTube channel KlikPositif.com