Wushu Limapuluh Kota Diperkuat 3 Atlet Nasional di Porprov 2018

"Pada Porprov ke-XIV di Padang 2016 lalu, WI Limapuluh Kota sukses menyumbangkan tiga medali emas"
Ilustrasi (Net)

LIMPALUH KOTA, PAYAKUMBUH -- Cabang olahraga Wushu Kabupaten Limapuluh Kota dipastikan akan diperkuat oleh tiga atlet nasional di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumbar ke-XV di Padang Pariaman, November nanti.

Ketiga atlet nasional itu adalah Mafran Saputra yang pada PON di Jawa Barat 2016 lalu menjadi bagian atlet Tuah Sakato dan lolos sampai ke babak 8 besar. Selanjutnya ada Bayu Novendra dan Jordi Pratama yang merupakan atlet Pelatnas.

"Ya, ketiga atlet tersebut akan memperkuat tim wushu Limapuluh Kota untuk tampil pada Porprov 2018 nanti," kata Ketua Pengrus Cabang WI Limapuluh Kota, Medi Santoso kepada KLIKPOSITIF, Senin 8 Oktober 2018.

Menurutnya, untuk tampil pada kejuaraan multi event terbesar Sumbar tersebut, pihaknya menyiapkan sebanyak 15 atlet yang saat ini terus mematangkan persiapan.

Pada Porprov ke-XIV di Padang 2016 lalu, WI Limapuluh Kota sukses menyumbangkan tiga medali emas.

"Kalau target tentunya lebih dari tiga. Mudah-mudahan bisa enam, ukurannya tentu bisa dilihat dari latihan, mudah-mudahan target ini bisa dicapai," terangnya.

Bicara pesaing, Medi Santoso menyebut Kota Padang yang dinilainya memiliki kekuatan yang cukup baik, terutama pada kelompok seni atau taulo.

"Kalau santa (kategori tarung) rata-rata. Istilahnya kemampuan setiap daerah cukup merata, tapi memang ada yang cukup menonjol seperti Padang Pariaman, Padang, Sawahlunto, dan kita sendiri Limapuluh Kota. Itu memang selalu bersaing dan menjadi sorotan di setiap kejuaran," jelas Medi.

Ia juga mengakui bahwa dalam melakukan persiapan jelang Porprov 2018 ini, persiapan atletnya cukup terganggu karena harus berbagi tempat latihan dengan cabang olahraga lain.

Karena itu, WI Limapuluh Kota berencana melakukan training center (TC) dengan menginapkan atlet.

"Rencana kami, untuk TC dan menginapkan atlet paling lama 20 hari sebelum hari H," pungkasnya kemudian.

[Taufik ... Baca halaman selanjutnya