Beginilah Kondisi Terbaru Palu-Donggala Usai Terkena Bencana Serta Kebutuhan Mendesak yang Dibutuhkan

"Gubernur Sulawesi Tengah telah menerapkan masa tanggap darurat bencana gempabumi dan tsunami di Provinsi Sulawesi Tengah selama 14 hari (berlaku sejak 28/9/2018 hingga 11/10/2018)"
Begini kondisi situasi evakuasi korban bencana Gempa dan tsunami Palu-Donggala (ACT)

KLIKPOSITIIF - Pada Senin (8/10) lalu, Aksi Cepat Tanggap (ACT) menyampaikan Situation Report terkait kondisi Tsunami Donggala-Palu. Laporan itu menyampaikan situasi terkini tentang kondisi di Palu-Donggala pasca Gempa dan Tsunami yang menerjang daerah tersebut.

Disampaikan bahwasannya, penyebab gempa tersebut diakibatkan oleh gempa ketiga setelah sebelumnya tejadi dua gempa awal dengan kekuatan yang cukup kuat sehingga memicu terjadinya tsunami saat gempa ketiga dengan kekuatan 7,4 Skala Richter (SR) yang terjadi pada pukul 17.02 WIB dan berpotensi tsunami. Gempa itu memiliki kedalaman 10 kilometer, berlokasi di 0.18 LS dan 119.85 BT (27 Km Timur Laut Donggala-Sulawesi Tengah). Informasi dari Humas BMKG, peringatan dini dinyatakan berakhir pada pukul 17.36 WIB atau sekitar setengah jam setelah terjadi gempa. Gempa ketiga mengakibatkan terjadinya tsunami di pesisir Kota Palu. Kepala Pusat Gempa dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono membenarkan adanya Tsunami di kawasan Palu, Donggala dan Mamuju usai gempa 7,4 SR mengguncang wilayah Donggala, Sulawesi Tengah. Gelombang tsunami berkisar 1 meter hingga 7 meter.

Gempa tersebut tidak menjadi gempa terakhir setelah terjadinya tsunami. Memang BMKG telah mengakhiri peringatan tsunami sejak 28 September 2018 pukul 17.36 WIB, tapi ternyata masih ada tercatat ratusan gempa susulan yang terjadi pasca tsunami tersebut. Gempa susulan masih terjadi hingga 7 Oktober 2018 pukul 22:00 WIB tercatat sebanyak 478 kali gempa susulan dengan 11 titik gempa di daerah Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat.

Gubernur Sulawesi Tengah telah menerapkan masa tanggap darurat bencana gempabumi dan tsunami di Provinsi Sulawesi Tengah selama 14 hari (berlaku sejak 28/9/2018 hingga 11/10/2018), dikarenakan kondisi daerah yang terdampak bencana masih sangat mencekam. Terjadinya gempa tersebut mengakibatkan banyak jalanan serta bangunan yang hancur dan rusak parah. Selain itu, tsunami juga menghantam apa saja yang ... Baca halaman selanjutnya