Lima Fenomena Langit yang Akan Terjadi di Bulan Oktober

"Oktober pun tak kalah dengan peristiwa oposisi langit dan Bulan purnama, "
Ilustrasi (Pixabay)

KLIKPOSITIF -- Setiap bulan akan selalu ada peristiwa langit yang terjadi, entah itu dapat terlihat dengan jelas atau tidak. Setelah meninggalkan September yang dihiasi oleh fenomena fase Bulan separuh akhir, oposisi Neptunus, konjungsi Bulan dengan Jupiter, fase Bulan separuh awal, hingga konjungsi Bulan dengan Saturnus.

Oktober pun tak kalah dengan peristiwa oposisi langit dan Bulan purnama, berikut ini lima peristiwa langit yang akan terjadi pada bulan Oktober:

1 Konjungsi Bulan dengan Jupiter

Peristiwa langit ini akan terjadi pada 12 Oktober, dua hari setelah fase Bulan baru dan Bulan akan tampak berada di dekat planet Jupiter saat senja. Planet Jupiter diperkirakan akan berada sejauh empat derajat dari Bulan dalam pandangan di langit Bumi.

Peristiwa konjungsi ini akan membuat Bulan dan Jupiter tampak berdekatan dan wilayah Indonesia dapat melihatnya mulai pukul 6 sore waktu setempat di daerah masing-masing pengamat. Keduanya akan terlihat di cakrawala barat dan bisa diamati selama 2 jam 24 menit.

2. Konjungsi Venus dengan Merkurius

Jika fenomena konjungsi Bulan dengan salah satu planet di tata surya sudah sering terjadi, kali ini pengamat dapat melihat dua planet tata surya yang tampak berdekatan. Akan terjadi pada 14 Oktober mendatang, pengamat dapat melihat planet Venus dengan Merkurius di ufuk barat pada pukul 6 sore. Venus akan terlihat seperti bintang terang yang tidak berkelip dan 6 derajat di sebelahnya akan terlihat planet Merkurius.

3. Hujan meteor orionid

Orionid aktif setiap tahunnya, terlebih pada bulan Oktober. Pada puncaknya, hujan meteor Orionid akan terlihat hingga 20 meteor setiap jam. Akan terjadi pada 21 Oktober, meteor Orionid sendiri berasal dari debris yang ditinggalkan oleh Komet Halley.

Tak perlu menggunakan teleskop, hujan meteor Orionid dapat diamati dengan mata telanjang. Orionid memiliki ... Baca halaman selanjutnya