Ini Jumlah Tenaga Honorer Kategori II yang Berhak Ikut Seleksi CPNS 2018

"Jumlah itu hanya sebagian kecil dari jumlah keseluruhan tenaga honorer kategori II"
Ilustrasi (Net)

NASIONAL, KLIKPOSITIF -- Badan Kepegawaian Negara (BKN) mencatat, jumlah tenaga honorer Kategori II yang berhak mengikuti seleksi Calon Penerimaan Negeri Sipil (CPNS) tahun 2018 hanya 13.345.

Jumlah itu hanya sebagian kecil dari jumlah keseluruhan tenaga honorer kategori II yang tercatat dalam database BKN yakni 438.590 orang.

Sebanyak 13.345 tenaga honorer tersebut dinyatakan telah memenuhi syarat untuk mengikuti seleksi CPNS. Hal itu diketahui dari sebuah surat yang dikirimkan oleh Deputi Bidang Informasi Kepegawaian BKN, Iwan Hermanto.

Surat tersebut diberikan kepada Kepala Regional BKN, Kepala BKD Pemerintah Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota, tanggal 1 Oktober 2018. lalu.

Penetapan tenaga honorer yang berhak mengikuti seleksi tersebut sesuai dengan Peraturan Menteri PANRB Nomor 36 Tahun 2018.

Dimana dalam lampiran huruf F, syarat-syaratnya adalah usia paling tinggi 35 tahun, dan masih aktif bekerja terus-menerus sampai sekarang. Bagi Tenaga Pendidik minimal berijazah Strata 1 yang diperoleh sebelum pelaksanaan seleksi Tenaga Honorer K-II pada tanggal 3 November 2013.

Lalu bagi Tenaga Kesehatan berijazah Diploma 3 yang diperoleh sebelum pelaksanaan seleksi Tenaga Honorer K-II pada tanggal 3 November 2013.

Dalam surat itu, Iwan juga menyebut bahwa seluruh tenaga honorer K-2 yang mengikuti seleksi juga wajib melakukan pencetakan ulang kartu tanda bukti peserta melalui helpdesk SSCN 2018 yang mencantumkan kualifikasi/tingkat pendidikan yang digunakan pada saat pengangkatan tenaga honorer pertama kali.

Serta kualifikasi pendidikan tertinggi yang telah ditamatkan saat pendataan Tenaga Honorer K-II, dan membawa kartu tersebut ke BKD masing-masing untuk diverifikasi dan validasi.

Ia juga mengimbau kepada Admin Instansi, BKN mengingatkan bahwa mereka wajib melakukan proses verifikasi dan validasi serta mencetak salinan kartu ujian honorer K-2 melalui helpdesk SSCN 2018.

Hal ... Baca halaman selanjutnya