Terkait Pernyataan Hendra Joni, Ini Kata Bawaslu Sumbar

"Wajar saja dipanggil berkali-kali, karena prosedur yang dilakukan baru klarifikasi dari sebuah info yang ditindaklanjuti oleh Bawaslu Pessel"
Kantor Bawaslu Sumbar (net)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumatera Barat (Sumbar) menyikapi pernyataan Bupati pesisir selatan Hendrajoni yang geram dengan pemanggilan berulang-ulang terkait video bantuan Jokowi.

Baca: Terkait Video Viral, Bupati Pessel: Sebaiknya Bawaslu Dibubarkan Saja!

Anggota Bawaslu Sumbar, Vifner mengatakan, prosedur yang dilaksanakan oleh Bawaslu Pessel baru pemanggilan meminta keterangan. Pasca laporan masuk ke Bawaslu propinsi dan Bawaslu RI, maka pihaknya tentu meminta keterangan lagi pada yang bersangkutan.

"Wajar saja dipanggil berkali-kali, karena prosedur yang dilakukan baru klarifikasi dari sebuah info yang ditindaklanjuti oleh Bawaslu Pessel," katanya, Rabu 10 Oktober 2018 di Padang.

Pasca laporan masuk ke Bawaslu RI dan propinsi, maka pihaknya memerlukan keterangan lanjutan. Kalau ini ditindakanjuti lagi dalam proses pendidikan, tentu Hendra Joni akan dipanggil lagi untuk diminta lagi keterangan oleh pihak Gakkumdu.

Kalau dilimpahkan ke pengadilan, sebut Vifner, akan dimintai lagi keterangan. Jadi apa yang disampaikan oleh HJ tidak beralasan juga, karena meminta keterangan tidak cukup hanya sekali karena setelah dilakukan klarifikasi.

"Juga akan ada pendalaman ke saksi-saksi yang ada dalam video itu. Tentu kita memberikan kesempatan pada HJ selaku terlapor untuk menjelaskan semuanya dalam bentuk klarifikasi yang digelar Bawaslu Sumbar," jelas Vifner.

Jadi, statusnya sudah berbeda. Kemarin itu langkah awal yang dilakukan Bawaslu Pessel adalah menindaklanjuti sebuah informasi (kejadian) yang terjadi di masyarakat. Berbeda dengan yang dilakukan propinsi, tindaklanjut dari laporan masyarakat (tim Prabowo-Sandi) terhadap dugaan pelanggaran kampanye pemilu yang diduga dilakukan HJ.

"Makanya langkah-langkah perlu kita ... Baca halaman selanjutnya