Sepi Pengunjung, Pemko Payakumbuh Lakukan Hal Ini Demi Ramaikan Pasar Kaduduak

"Sepinya pengunjung berdampak pada rendahnya transaksi pedagang"
Kondisi Pasar Kaduduak Payakumbuah (Prokabar)

PAYAKUMBUH, KLIKPOSITIF -- Pemerintah Kota Payakumbuh tengah memikirkan banyak cara untuk meramaikan Pasar Padang Kaduduak, yang sepi pengunjung sejak diresmikan beberapa waktu lalu.

Sepinya pengunjung berdampak pada rendahnya transaksi pedagang yang ada di kawasan itu yang terbilang menurun sejak pertama kali pasar itu beroperasi.

Salah satu upaya yang dilakukan oleh pemerintah adalah dengan melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Batiah tersebut.

Kepala Dinas Koperindag, Pasar dan UMKM Kota Payakumbuh, Dahler meminta setiap ASN bisa membeli kebutuhan sehari-hari di pasar yang terletek di Kecamatan Payakumbuh Uyara itu.

Dengan begitu, persoalan sepinya pengunjung di pasar satelit tersebut bisa pelan-pelan diatasi.

"Para ASN lebih baik berbelanja kebutuhan harian di sana. Termasuk OPD yang ada acara seremonial, bisa menggelar acara di sekitar pasar," katanya pada KLIKPOSITIF.

"Butuh partisipasi seluruh ASN dan OPD di Payakumbuh sebagai magnet penarik minat masyarakat berbelanja di Pasar Padang Kaduduak," tambah dia.

Sejauh ini, sebut Dahler, pihaknya sudah meminta bantuan kepada Wali Kota Payakumbuh untuk mengarahkan ASN dan OPD meramaikan Pasar Padang Kaduduak.

Jika hal ini bisa terlaksana dengan baik, di akhir tahun 2018 ekonomi masyarakat Payakumbuh Utara meningkat 32 persen.

"Saat ini, baru 50 persen aktivitas jual beli di Pasar Padang Kaduduak dan peningkatan masyarakat Payakumbuh Utara naik sekomitar 16 persen," sebut dia.

Dia memprediksi dengan keterlibatan ASN, diprediksi pendapatan masyarakat sekitar naik menjadi 32 persen atau dua kali lipat, dari yang sekarang.

Selama 2018 ini, Dinas Koperindag, Pasar dan UMKM sudah melakukan berbagai kegiatan di Pasar Padang Kaduduak.

Diharapkan hal serupa juga dilakukan oleh OPD lain maupun swasta. Pengurusan tempat, akan dipermudah oleh Dinas Koperindag, Pasar dan UMKM.

"Kemarin kami sudah ... Baca halaman selanjutnya