Tangkal Hoaks, Divhumas Polri Gelar Literasi Media di Padang

"peran warganet memang sangat penting dalam membangun komunikasi dalam rangka mencegah berita hoaks, ujaran kebencian, dan isu SARA serta mendukung membentuk opini positif"
Acara literasi media di Padang dengan tajuk menangkal hoaks. (istimewa)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Guna menciptakan Kamtibmas dunia siber di wilayah hukum Polda Sumbar, Divhumas Polri, melalui Biro Multimedia menggelar literasi media bertema "Edukasi Bicara Baik dan Bijak di Media Sosial", Rabu 10 Oktober 2018 di Padang, Sumbar.

Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Syamsi dalam sambutannya menyebut, peran warganet memang sangat penting dalam membangun komunikasi dalam rangka mencegah berita hoaks, ujaran kebencian, dan isu SARA serta mendukung membentuk opini positif.

"Saat ini, ada 132 juta pengguna internet aktif. Sama dengan 52 persen penduduk. 129 juta menggunakan akun media sosial yang aktif. Rata-rata menghabiskan waktu 3 sampai 5 jam perhari mengkonsumsi internet. Pengguna ini harus memanfaatkan ke arah positif dan demi kemajuan bangsa," ungkapnya.

Dia berharap, para peserta dapat menjadi penggiat media sosial yang benar dan bijak. "Tentu kita berharap dengan kegiatan talkshow ini, para peserta yang notabene kaum milenial dapat memberikan pencerahan pada masyarakat luas, agar bijak dalam bermedia sosial," harapnya.

Kepala Bagian Diseminasi Info Digital Biro Multimedia Divisi Humas Mabes Polri, Kombes Pol Heru Yulianto menyebut, kegiatan digelar di banyak kota dan memang ditujukan pada pelajar dan mahasiswa. Hal itu bertujuan sebagai pencerahan terhadap bagaimana hoaks terjadi dan tidak termakan dengan isu tersebut.

"Kegiatan ditujukan pada pelajar dan mahasiswa, karena memiliki nalar yang yang lebih tinggi, sehingga bisa menularkan pada keluarga dan masyarakat sekitar," ungkapnya yang merupakan salah satu pemateri.

Untuk di dunia nyata, pesan bahaya isu berita bohong yakni melalui Babinkamtibmas. Yang mana Babinkamtibmas akan memberikan pencerahan pada masing masing warga. "Ini lebih efektif karena merupakan pembina di tiap kelurahan dan desa. Paling tidak mereka mempunyai anggota masyarakat binaan untuk menyebar Informasi positif," ungkapnya.

Mantan Kapolres ... Baca halaman selanjutnya