Curhatan Warga Limau Manih Kulam ke Bupati Hendrajoni

"banjir makin sering terjadi sejak dua tahun terakhir."
Bupati Pessel Hendrajoni saat mendengar keluha warganya (Kiki/KLIKPOSITIF)

PESSEL, KLIKPOSITIF -- Warga Limau Manih Kulam, Nagari Kambang, Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pesisir Selatan minta bupati untuk menyikapi persoalan banjir yang sering terjadi di daerah itu. Sebab, hampir setiap kali hujan banjir melanda kampung tersebut.

Iwal (37), warga setempat mengatakan, banjir makin sering terjadi sejak dua tahun terakhir.

"Paling lama, satu jam saja hujan datang, banjir langsung naik. Bahkan parahnya, tidak sekali, berulangkali," sebut Iwal pada KLIKPOSITIF.

Iwal membeberkan, tingginya potensi banjir di daerah itu, diduga tidak hanya diakibatkan buruknya saluran irigasi. Namun, aktivitas lain seperti penebangan hutan liar, juga sering di lakukan di sekitar hutan di daerah itu.

"Kampung kami ini merupakan hilir dari hulu sungai. Sejak dua tahun terakhir ini, banjir selalu melanda. Tidak pilih waktu, jika hujan deras pasti banjir," ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni meminta Dinas PSDA kabupaten setempat mengkaji penanganan banjir di kampung itu. Salah satunya dengan mempelancar saluran iragasi yang sering menjadi kendala dalam mengatasi banjir.

"Kita akan minta PSDA segera mengkaji banjir ini (Kampung Limau Manih Kulam). Secepatnya, akan segera di bahas tahun depan," terang Bupati Hendrajoni saat meninjau dan menyerahkan bantuan ke Limau Manih Kulam, Rabu 10 Oktokber 2018.

Mengenai akitivitas penebangan liar, Hendrajoni meminta masyarakar segera melaporkan kepada dirinya.

"Semuanya tidak ada yang kebal hukum. Jika ada yang ditemukan, lapor ke saya. Biar ditindak tegas," pungkasnya.

[Kiki Julnasri Priatama]