Viral Oknum Guru SMAN Doktrin Anti-Jokowi, Psikolog: Ini Bahaya

"Keluarga dan sekolah merupakan tempat utama di mana anak mendapat pendidikan dan wawasan"
ilustrasi hate speech (net)

KLIKPOSITIF -- Oknum guru SMAN 87 Jakarta bikin geger lantaran diduga melakukan ujaran kebencian dan mendoktrin siswanya untuk anti-Jokowi. Meski melalui pihak sekolah sang guru berinisial N itu dikabarkan telah meminta maaf, namun aduan para orangtua yang keberatan dengan aksi guru tersebut kadung viral.

Dalam aduannya orangtua murid menyebut beberapa siswa SMAN 87 lainnya dikumpulkan sang guru N, lalu dia menunjukkan video gempa di Palu, Sulawesi Tengah. Sang guru N menyebut banyaknya korban bergelimpangan akibat gempa adalah salah dari Presiden Jokowi.

Dari sini aduan bermunculan kalau tindakan guru N tersebut dianggap telah melakukan ujaran kebencian doktrin anti-Jokowi. Menyikapi kasus ini, Psikolog anak dan remaja Erna Marina Kusuma M.Psi. C. Ft, menjelaskan seorang anak akan mendapat pengetahuan dari lingkungannya.

Keluarga dan sekolah merupakan tempat utama di mana anak mendapat pendidikan dan wawasan. "Ini bahaya ya, sekolah dan pendidikan di rumah wajib berjalan berkesinambungan dan mendukung satu sama lain," seru Erna saat dihubungi Suara.com, jaringan Klikpositif.

"Karena sekolah dan rumah merupakan tempat utama anak mendapat pendidikan maka perlu di perhatikan pembinaan karakter anak. Jika sejak kecil anak sudah menerima hal hal yang negatif maka akan mengembangkan karakter yang negatif pula," lanjutnya.

Banyaknya konten negatif yang menyebar di media sosial, banyaknya ujaran kebencian, berita bohong dan sentimen bernada SARA (suku, ras dan agama), berdampak besar pada pola pikir maupun sikap generasi muda. Masa remaja adalah masa pencarian identitas diri dan masa usia kelompok dimana anak lebih dekat dengan guru dan teman sekolah atau kelompok bermainnya di banding keluarga.

"Jika remaja di sekolah mendapat informasi yang negatif apalagi yang menekankan rasis dan sebagainya, maka mereka akan dengan mudah menyerap informasi sebagai wujud solidaritas. Karena itu perlu di hindari hal yang ... Baca halaman selanjutnya