Pemko Padang Akui Bingung Cari Solusi Soal Pengelolaan Pantai Air Manis

"Kami sudah berusaha untuk menyamakan harga karcis masuk dan parkir "
Pantai Air Manis Padang (Net)

 KLIKPOSITIF - Pemerintah Kota Padang mengaku kebingungan menemukan solusi terkait pengelolaan gerbang masuk Pantai Air Manis yang dikelola oleh warga pemilik tanah setempat.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Padang Medi Iswandi mengatakan Pemko Padang kebingungan menemukan solusi karena biaya karcis masuk antara gerbang masuk yang dikelola oleh Pemko dan gerbang yang dikelola oleh warga memiliki harga yang berbeda.

"Kami sudah berusaha untuk menyamakan harga karcis masuk dan parkir di kedua gerbang itu, namun masyarakat menolak dan bertahan pada harga karcis sesuai dengan keinginan masyarakat pemilik lahan di gerbang kedua," katanya pada KLIKPOSITIF, Senin 4 April 2016.

Terkait mahalnya harga karcis masuk dan parkir di gerbang kedua, Pemko Padang tidak jarang mendapati keluhan dari pengunjung pantai. Namun ia menyarankan agar pengunjung yang datang ke Pantai Air Manis masuk melalui gerbang pertama yang dikelola oleh Pemko sendiri.

"Kalau masuk dari gerbang kedua memang harganya mahal tapi akses ke objek wisata Malin Kundang lebih dekat, namun kalau dari gerbang pertama yang Pemko kelola lebih jauh namun harga karcis sesuai dengan Perda retribusi Kota Padang," jelasnya kemudian.

Namun masalah perbedaan harga itu masih polemik saat ini, sebut Medi Pemko Padang hanya memiliki lahan seluas 5 Hektare di kawasan Pantai Air Manis itu, sedangkan sisanya adalah milik warga.

"Luas area itu 15 Hektare, yang punya Pemko hanya 5 Hektare sisanya milik masyarakat. Namun hingga saat ini kita belum menemukan solusi yang tepat agar harga karcis masuk di gerbang yang dikelola oleh masyarakat itu sama dengan gerbang milik Pemko, sehingga perbedaan harga ini menganggu kenyamanan pengunjung," papar Medi.

Meski demikian hasil dari pengelolaan gerbang masuk oleh masyarakat itu dibayarkan ke pajak Kota Padang.

[Ocky Anugrah]