Terkait Kasus UPS, Penyidik Bareskrim Polri Kembali Periksa Ahok

"Dalam kasus ini Ahok diperiksa sebagai saksi untuk melengkapi data untuk tersangka."
Basuki Tjahaja Purna Gubernur DKI (net)

KLIKPOSITIF - Penyidik Bareskrim Polri kembali memeriksa Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama terkait kasus dugaan korupsi pengadaan 49 paket uninterruptible power supply (UPS) pada APBDP DKI Jakarta 2014. Dalam kasus ini Ahok diperiksa sebagai saksi untuk melengkapi data untuk tersangka.

Ahok menuturkan penyidik meminta keterangan tambahan terkait berita acara pemeriksaannya terdahulu. Penyidik ingin mengatahui surat dibuat Ahok ketika masih menjawab Wagub mendampingi Gubernur DKI Joko Widodo kala itu.

Kepala Subdit V Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri AKBP Indarto menjelaskan Ahok diperiksa sebagai saksi untuk tersangka mantan Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta M. Firmansyah dan anggota DPRD DKI Fahmi Zulfikar.

Dalam kasus ini polisi telah menetapkan lima orang menjadi tersangka. Dua diantaranya adalah mantan anggota DPRD DKI Fahmi Zulfikar dan M. Firmansyah yang diduga melakukan korupsi saat berada di Komisi E DPRD DKI Jakarta. Ketika itu, Fahmi adalah anggota Komisi E, sedangkan Firmansyah Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta.

Tersangka lainnya adalah bos PT Offistarindo Adhiprima, Harry Lo, dan dua pejabat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, yakni Alex Usman (mantan Kepala Seksi Prasarana dan Sarana pada Suku Dinas Pendidikan Menengah Jakarta Barat) dan Zaenal Soleman (mantan Kepala Suku Dinas Pendidikan Menengah Jakarta Pusat).

Majelis hakim Pengadilan Tipikor sudah menjatuhkan vonis kepada Alex Usman 6 tahun penjara dan denda Rp500 juta subsider 6 bulan, sedangkan Zaenal Soleman sudah masuk tahap persidangan. Adapun berkas Fahmi Zulfikar dan Harry Lo masih dievaluasi oleh kejaksaan.