Bawaslu Limapuluh Kota Belum Bisa Tertibkan APK Partai yang Membandel

"Pihaknya belum menerima Surat Keputusan (SK) terkait APK"
Ilustrasi pencopotan APK (KLIKPOSITIF/Cecep Jambak)

LIMAPULUH KOTA, KLIKPOSITIF -- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Limapuluh Kota belum bisa menertibkan Alat Peraga Kampanye (APK) milik partai politik yang terpasang di tempat yang dilarang oleh KPU.

Pasalnya, Ketua Bawaslu Kabupaten Limapuluh Kota, Yoriza Asra mengatakan bahwa pihaknya belum menerima Surat Keputusan (SK) terkait APK dan terkait penambahan APK yang bisa dilakukan partai politik dari KPU.

Ia menjelaskan, SK soal APK ini adalah menyangkut ketentuan alat peraga sesuai dengan jumlah, ukuran dan jenisnya yang telah ditetapkan oleh lembaga penyelenggara pemilu tersebut.

"Kami sudah surati KPU, dan jawabannya dua sampai 3 hari ini SK nya sudah ada. Kami juga sudah sampaikan kalau SK itu penting sebagai pedoman kami dalam melakukan pengawasan," katanya pada KLIKPOSITIF.

Yori menyebutkan, sampai saat ini, yang baru diketahui Bawaslu adalah terkait larangan pemasangan APK yaitu di sepanjang jalan utama Limapuluh Kota.

Lokasi yang dilarang tersebut adalah dari perbatasan dengan Kota Payakumbuh sampai dengan kawasan Kelok Sembilan.

Lantas, tambah dia, karena baru satu SK yang diterima tersebut, Bawaslu belum melakukan penertiban terhadap beberapa baliho ataupun spanduk calon legislatif yang terlihat tetap terpasang di jalan utama tersebut.

"Kalau lokasi saja memang sudah bisa ditertipkan. Tapi kami harus menunggu dua SK tersebut, sehingga penertipannya bisa dilakukan sekaligus," ucap dia.

Meski belum melakukan penertiban terhadap sejumlah APK yang diduga melanggar aturan, Yori menyebut, Panwascam dan PPL sudah melakukan indetifikasi terhadap sejumlah APK yang sudah terpasang di kawasan Limapuluh Kota.

"Seluruh APK yang sudah dipasang telah kami data, data diperbaharui setiap minggu. Jadi nanti kalau SK sudah ada bisa dimasukkan langsung dan diketahui mana yang melanggar akan langsung ditertipkan," pungkasnya ... Baca halaman selanjutnya