BPBD: 10 Kenagarian dari Empat Kecamatan di Limapuluh Kota Terendam Banjir

"di Jorong Lompek, Nagari Halaban, banjir mengakibatkan tiga ekor kerbau milik warga terbawa arus"
Banjir di kawasan Jorong Labuah Batimbun, Nagari Limbanang, Kecamatan Suliki (Dokumentasi BPBD Limapuluh Kota)

LIMAPULUH KOTA, KLIKPOSITIF – Sebanyak 10 nagari dari empat kecamatan di Kabupaten Limapuluh Kota terdampak banjir akibat hujan deras yang terjadi sejak Kamis malam 11 Oktober 2018.

Empat Kecamatan yang terdampak banjir tersebut adalah Kecamatan Harau, Kecamatan Suliki, Kecamatan Payakumbuh dan Kecamatan Lareh Sago Halaban.

"Sampai saat ini, dari data yang sudah kami terima, daerah yang terdampak banjir itu ada 10 kenagarian di empat kecamatan itu,” kata Kepala BPBD Limapuluh Kota, Jhoni Amir, Jumat 11 Oktober 2018.

Diantara yang daerah yang terkena banjir itu adalah di Jorong Seberang, Nagari Taram, Kecamatan Harau, di lokasi ini sebanyak delapan rumah terendam banjir. Selanjutnya, Jorong Tabek Panjang, Nagari Koto Baru Simalanggang di mana 10 rumah terendam di lokasi ini.

Kemudian ada di Jorong Lompek, Nagari Halaban, banjir mengakibatkan tiga ekor kerbau milik warga terbawa arus. Tiga kerbau tersebut diketahui milik warga Yali (55) dua ekor dan Bachtiar (44) satu ekor. Lahan pertanian di daerah tersebut juga rusak sekitar satu hectare.

Lalu ada Jorong Labuah Batimbun, Nagari Limbanang yang juga terdampak. Di lokasi ini, sejumlah rumah warga terendam banjir. Dengan debit air paling tinggi selutut orang dewasa.

Untuk Kepala BPBD Limapuluh Kota sendiri, sampai sore pukul 17.30 WIB ini masih berada di salah satu lokasi banjir di kawasan Lareh Sago Halaban.  “Sampai detik ini, kami masih di lokasi. Pak Bupati memerintahkan untuk tidak meninggalkan warga,” sebut Jhoni Amir.

Dikatakannya, sampai sore ini air sudah mulai kembali surut. Namun demikian, dia tetap menghimbau kepada seluruh warga untuk tetap waspada mengingat cuaca yang masih mendung. Untuk wali nagari dan camat diharapkan bisa segera memberi informasi apabila kawasan daerahnya ada yang terdampak bencana.

[Taufik Hidayat ... Baca halaman selanjutnya