Miris, Warga Gotong Jenazah Lalui Jalanan Berlumpur di Pasaman

"Jarak yang harus ditempuh melewati jalanan berlumpur ini mencapai 3 kilometer"
warga menggotong jenazah melewati jalan berlumpur sejauh 3 kilometer (ist)

PASAMAN, KLIKPOSITIF - Puluhan masyarakat di tiga kejorongan di Nagari Muaro Tais Koto Gadang Kecamatan Mapattunggul Kabupaten Pasaman, menggotong jenazah warganya menggunakan kain sarung dan satu potong kayu melintasi jalanan berlumpur.

Begitulah penderitaan warga Jorong Sibintayan, Jorong Kubu Baru dan Jorong Soma. Setiap orang sakit atau meninggal dunia dibawa dengan tandu menuju rumah sakit maupun sebaliknya, karena akses jalan mobil belum bisa.

Seperti Minggu 14 Oktober 2018 kemarin puluhan warga menggotong jenazah yang dibawa dari RSUD Lubuk Sikaping. Mobil ambulan hanya bisa membawa jenazah sampai di jembatan Lubuk Minjuang. Kemudian dari Lubuk Minjuang warga setempat menggotongnya dengan menggunakan kain sarung dan sepotong kayu. Jarak dari Lubuk Minjuang ke Jorong Soma sekitar 3 Kilometer.

Wali Nagari Muaro Tais, Andespa yang ikut mengantarkan jenazah warga Soma mengatakan kondisi jalan di tiga kejorongan sangat memprihatinkan. Jalannya masih berlumpur dan pendakian tajam, sehingga akses transportasi sangat sulit ke kampung tersebut.

"Jalan bertanah dan berlumpur itu mulai dari perbatasan Jorong Betung Busuk sampai ke Jorong Soma Nagari Muaro Tais Kotor Gadang" kata Andespa kepada KLIKPOSITIF, Senin 15 Oktober 2018.

Menurut Andespa, ketika warga sakit parah yang harus dibawa ke rumah sakit. Maka warga harus menggotongnya menggunakan tandu darurat yang terbuat dari kain dan satu potong kayu. Waktu yang dibutuhkan baru sampai ke Puskesmas Pintu Padang sekitar empat jam.

Jumlah penduduk di tiga kejorongan ibu lebih dari 2000 jiwa. Seperti di Jorong Sibintayan sekitar 230 Kepala Keluarga (KK), Jorong Kubu Baru 180 KK dan Jorong Soma 130 KK.

Disamping itu, buruknya jalan menuju tiga perkampungan itu tentu saja sangat berpengaruh dengan ekonomi warga setempat. Hasil pertanian warga harganya sangat murah, sementara itu ketika membeli bahan pokok, harga belinya tinggi. Hal ... Baca halaman selanjutnya