Bawaslu Tegaskan Larangan Kampanye di Kampus dan Ponpes

Bawaslu
Bawaslu (net)

KLIKPOSITIF -- Ketua Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu ) RI, Abhan menegaskan baik capres-cawapres maupun tim sukses dilarang berkampanye saat berkunjung ke instansi pendidikan seperti kampus dan pondok pesantren. Abhan mengatakan, kunjungan dan silaturahmi ke instansi pendidikan merupakan hal yang lumrah dan diperbolehkan.

Hanya saja, jika dalam kunjungan terdapat unsur kampanye , hal tersebut merupakan tindakan yang melanggar. Sebatas itu silahturahmi dan tidak ada substansi kampanye itu boleh saja, tapi kalau disitu ada unsur kampanyenya itu dilarang.

baca juga: KPK Limpahkan Kasus OTT THR Pejabat Kemendikbud RI ke Polri, Ini Alasannya

"Karena fasilitas kampanye itu kan dilarang menggunakan lembaga pendidikan dan tempat ibadah untuk berkampanye," kata Abhan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (15/10) dilansir suara.com, jaringan KLIKPOSITIF .

Abhan mengatakan, yang terpenting dari kunjungan capres-cawapres maupun tim sukses ke instasi pendidikan harus bebas dari unsur kampanye . Selama tidak membawa 'embel-embel' kampanye, silaturahmi dan berkunjung ke instasi pendidikan tidaklah masalah.

baca juga: OTT Pejabat UNJ soal Pungli THR, Uang USD 1.200 dan Rp27,5 Juta Disita KPK

"Ya penting dari kami adalah jangan sampai ada unsur kampanyenya, yaitu maksudnya adalah penyampaian visi misi kemudian yang paling mudah itu kan ketika ada ajakan untuk memilih pasangan calon tertentu," Abhan menambahkan. (*)

Penulis: Agusmanto