Bawaslu: Hampir Semua APK di Kota Payakumbuh Melanggar Aturan

"Bawaslu Payakumbuh masih menginventarisir jenis-jenis pelanggaran"
Ilustrasi (Net)

PAYAKUMBUH, KLIKPOSITIF -- Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Payakumbuh, Muhammad Khadafi mengungkapkan, hampir semua Alat Peraga Kampanye (APK) yang saat ini terpasang di Kota Batiah tersebut melanggar aturan Komisi Pemilihan Umum (KPU). Karena itu pihaknya akan segera melakukan penertiban terhadap APK yang sudah terpasang tersebut.

Dikatakan Khadafi, sesuai dengan aturan KPU, untuk saat ini APK yang boleh dipasang andalah yang memuat nama partai, nomor urut partai, visi misi partai politik, dan foto orang yang menjadi ikon partai tersebut.

"Kalau yang melanggar berdasarkan kategori tersebut cukup banyak, hampir semua yang saat ini terlihat itu melanggar," katanya kepada KLIKPOSITIF, Senin 15 Oktober 2018.

Lebih lanjut, Khadafi menjelaskan, sampai saat ini pihaknya masih melakukan inventarisir terhadap macam-macam pelanggaran atas APK yang sudah terpasang itu.

"Saat ini kami sedang menginventarisir, setelah dilakukan nanti dilihat apa-apa bentuk pelanggarannya. Hal itu kemudian disosialisasikan dulu kepada seluruh peserta pemilu, mudah-mudahan nanti mereka mau menertibkan sendiri. Kalau tidak kami akan melakukan penertiban bersama dengan Satpol PP selaku perwakilan Pemerintahan Kota," terangnya.

Sampai sejauh ini, berdasarkan pantauan KLIKPOSITIF di beberapa lokasi di Kota Payakumbuh, termasuk di jalan-jalan utama cukup banyak terpasang APK yang langsung memasang foto caleg.

Khadafi menerangkan, selama masa kampanye saat ini, hal yang bisa dilakukan caleg adalah kampanye langsung bertemu dengan masyarakat.

"Hal lain yang bisa dilakukan caleg adalah membuat bahan kampanye, seperti kartu nama dan poster. Kalau dua ini boleh pakai foto sendiri," pungkasnya.

[Taufik Hidayat Kampai]