Grup Musik Sufi 'Debu' akan Meriahkan Simfes 2018

Grup musik Debu
Grup musik Debu (net)

SAWAHLUNTO , KLIKPOSITIF -- Kelompok pemusik muslim sufi , Debu akan datang ke Sawahlunto akhir pekan ini. Debu akan menghibur wisatawan dan warga Sawahlunto dengan nuansa khas yang kaya dentaman rebana berpadu alunan irama ala Timur Tengah.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, Efriyanto membenarkan kedatangan kelompok musik asal Turki tersebut. Debu menjadi pengisi di acara puncak Sawahlunto Internasional Music Festival (Simfes 2018) yang berlangsung pada 19 hingga 21 Oktober 2018 mendatang.

baca juga: 1.600 Sampel Swab Diambil Untuk Pastikan Sawahlunto Bebas COVID-19

"Kelompok musik Debu akan menjadi pengisi di acara puncak pada Simfes 2018 bersama kelompok musik baik dari dalam negeri maupun berbagai negara lainnya," katanya saat jumpa pers di Balaikota Sawahlunto , Selasa 16 Oktober 2018.

Efriyanto menambahkan, pada gelaran Simfes 2018, pihaknya mengusung tema ' Sawahlunto , The Energy of The World's Culture '. "Tujuannya menyuguhkan sensasi musik etnik dunia kepada penikmat dan pecinta musik sekaligus mendukung program Sawahlunto menuju warisan dunia yang sudah masuk tentatif list Unesco," tambahnya.

baca juga: Pertahankan Nol Kasus COVID-19, Pemko Sawahlunto Usulkan 500 Sampel Swab Untuk Dites

Dikatakannya, gelaran Simfes masuk dalam 100 wonderful iven nasional, tiga diantaranya di Sumbar yakni Tour de Singkarak, Festival Pagaruyung dan Simfes sendiri. "Kita targetkan 10 ribu wisatawan dalam iven ini yang dipusatkan di Lapangan Segitiga PT. Bukit Asam," sambungnya.

Sementara itu, Walikota Sawahlunto , Deri Asta mengatakan, dalam pelaksanaan Simfes yang ke sembilan kalinya ada perbedaan secara prinsip dari yang sebelumnya. "Kali ini kita dapat dukungan dari Kementerian Pariwisata. Jadi, tidak sepenuhnya berasal dari APBD Sawahlunto saja. Kita dibantu Rp1 miliar dalam bentuk kegiatan dan promosi," jelasnya.

baca juga: Melihat Tanah Kelahiran Pahlawan Nasional Mohammad Yamin di Talawi Sawahlunto

"Simfes ini merupakan momentum bagi Sawahlunto untuk menjadi kota wisata," pungkasnya.

Salah seorang warga Sawahlunto , Yudha menyambut baik even Simfes tersebut. "Yang menarik dari Simfes ialah pengisi acaranya dari berbagai negara ini secara tidak langsung mengenalkan Sawahlunto ke negerinya. Sementara untuk pengisi Kelompok musik Debu bagus, menampilkan lirik-lirik lagu sufistik, mistis, lahir dari hati," tuturnya.

baca juga: 665 KK di Sawahlunto Terima Rp1,2 Juta dari JPS Pemprov Sumbar

Dalam Simfes 2018 tersebut, diisi oleh 13 kelompok musik yakni Debu (Turki), Tandava (Italia/Brazil/Jepang), Leanna Rachel (USA), Groove N Roll Percussion (Jakarta), Iksan Skuter (Malang), Manja (Bali), Sisir Tanah (Yogyakarta), Nonaria (Jakarta), Riau Rhytim Chambers (Riau), Saandiko Group (Bukittinggi), Minanga Pentagong (Padang Panjang), Sawahlunto New Ensemble ( Sawahlunto ) dan Alegro ( Sawahlunto ).

[Muhammad Haikal]

Penulis: Agusmanto