8 Nagari di Agam Dijadikan Kawasan Mandiri Pangan

"Kabupaten Agam diberi bantuan bibit tanaman serta dana CSR dari Bank BNI, sebesar Rp.530.763.000."
Kabupaten Agam mendapatkan CSR BNI (AMC)

AGAM, KLIKPOSITIF -- Delapan Nagari di Kabupaten Agam, dijadikan sebagai Kawasan Nagari Mandiri Pangan, oleh Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno.

Gubernur Sumbar launching pengembangan kawasan inklusi kawasan terpadu bersinergi dengan Nagari Mandiri Pangan, di Nagari Koto Tinggi Kecamatan Baso Kabupaten Agam, Rabu,(17/10).

Hadir pada kesempatan itu, Bupati Agam yang diwakili Sekretaris Daerah Martias Wanto, Perwakilan dari Bank Indonesia, Direktur Utama Bank BRI, Direktur Utama Bank Nagari, Direktur Utama Bank Mandiri Syariah, Dirut Utama Bank BNI, Pimpinan BPJS Ketenagakerjaan Sumbar, Pimpinan Jaskrindo, Askrindo, Pegadaian, Bank Mestika, Bank BCA dan BUMN lainnya.

Dalam mengembangkan kawasan inklusi terpadu tersebut, didukung oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui dana KUR dari bank-bank dan BUMN lainnya, dalam memberikan bantuan permodalan/KUR keuangan kepada petani UKM untuk mengembangkan usaha.

Pada kesempatan itu, Kabupaten Agam diberi bantuan bibit tanaman serta dana CSR dari Bank BNI, sebesar Rp.530.763.000.

Dengan rincian, bantuan alat kesenian untuk Sanggar Seni Galanggang Sajuak sebesar Rp.44.950.000, padat karya tunai untuk normalisasi saluran di Kamang Tangah Rp.150.000.000, padat karya tunai perbaikan bahu jalan di Lundang Kecamatan Ampek Angkek Rp.77.963.000.

Lalu, pembangunan untuk objek wisata Bukik Baka Kecamatan Kamang Magek Rp.54.500.000, pembangunan sanitasi untuk Masjid Jami’ Batu Palano Rp.53.640.000 dan bantuan CSR untuk pembangunan mushalla taman Muko-Muko Rp.149.710.000.

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, mengatakan untuk menunjang kemandirian pangan di Provinsi Sumbar perlu dilakukan pemberdayaan dalam rangka pengembangan pangan pada nagari mandiri pangan.

“Melalui pengembangan kawasan inklusi keuangan terpadu yang dimotori OJK, para petani bisa dibantu dana KUR untuk meningkatkan modal usaha,” ... Baca halaman selanjutnya