Sawahlunto Siap Eliminasi Wabah Malaria

"6 Puskesmas ditetapkan untuk mengantisipasi perkembangan penyakit malaria"
Tim Penilaian Eliminasi Malaria saat berada di Sawahlunto, Kamis (18/10/2018) (KLIKPOSITIF/Muhammad Haikal)

SAWAHLUNTO, KLIKPOSITIF -- Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, Penyakit Menular dan Keluarga Berencana Kota Sawahlunto, Yasril mengatakan, pihaknya menetapkan 6 Puskesmas untuk mengantisipasi perkembangan penyakit malaria.

"Ke 6 Puskesmas itu akan melakukan gerak cepat jika kasus malaria terjadi sewaktu-waktu. Upaya lainnya membentuk tim pengendalian penyakit menular dan penanggulangan kejadian luar biasa dan Forum Kota Bersih," katanya di depan Tim Penilaian Eliminasi Malaria Kemenkes RI, Kamis 17 Oktober 2018.

Dikatakannya, jika wabah malaria terjadi, hal yang harus dilakukan yaitu penderita diobati paling lama hari kedua sewaktu dinyatakan positif, kemudian di hari kelima dipastikan lingkungan masyarakat sekitarnya sudah terbebas dari hal tersebut.

"Untuk memastikan seseorang terjangkit malaria harus dilakukan pengecekan darah. Jadi tidak bisa menggunakan metode klinis," ulasnya.

Data Dinas Kesehatan, lanjut Yasril, dalam lima tahun terakhir kasus malaria yang ditangani cenderung kecil dan menurun. Dari tahun 2013 hingga 2015 sebanyak 3 kasus, pada 2016 dan 2017 sebanyak 1 kasus.

"Dari kasus malaria yang ada tersebut, penderitanya terjangkit sewaktu berada di luar Sawahlunto. Jadi penyakit malaria dibawa ke Sawahlunto, penderita terjangkit di hutan pinus di Cilacap," ulasnya.

Kejadian malaria banyak di musim hujan dan pada bulan Februari dan Oktober. Pada tahun 2007, pernah ditetapkan KLB di Kecamatan Silungkang sebanyak 248 kasus dengan kematian 3 orang kemudian 2008 sebanyak 217 kasus di Kecamatan Talawi dengan tidak ada kematian.

Sementara itu, Ketua Tim Penilaian Eliminasi Malaria Kemenkes RI, Erfandi mengatakan ada beberapa persyaratan sebuah daerah bisa dikatakan tereliminasi dari penyakit malaria.

Sebuah kota dikatakan tereliminasi dari malaria yakni slade positif ratio kurang dari lima persen, angka kejadian malaria pada populasi di bawah 1 ... Baca halaman selanjutnya