Apa Itu Sleeping Beauty Syndrome?

"Sleeping beauty syndrome atau Kleine-Levin Syndrome (KLS) adalah penyakit saraf langka"
Orang dengan Sleeping Beauty Syndrome membutuhkan tidur berlebihan hingga 20 jam sehari (Pixabay)

KLIKPOSITIF - Positifers, Anda tentunya sering kali mendengar istilah Sleeping Beauty. Kata-kata yang sering dipakai jika Anda ingin tidur saat melepaskan lelah badan. Namun apa yang membedakan Sleeping beauty yang sering Anda sebut dengan Sleeping beauty syndrome? Yuk Simak penjelasan berikut.

Sleeping beauty syndrome atau Kleine-Levin Syndrome (KLS) adalah penyakit saraf langka, dimana penderitanya tidak bisa mengontrol rasa kantuknya. Kondisi medis yang langka ini dikategorikan sebagai gangguan neurologis. Orang dengan Sleeping Beauty Syndrome membutuhkan tidur berlebihan hingga 20 jam sehari, menderita perubahan perilaku, dan kurangnya pemahaman dunia.

KLS cenderung menyerang remaja laki-laki lebih ataupun perempuan. Tidak diketahui apa penyebab sebenarnya. Namun, beberapa ahli percaya bahwa dalam kasus-kasus tertentu, seperti faktor genetik.
Biasanya , pasien dengan KLS sangat susah mengontrol tidurnya. Mereka terkadang bangun hanya untuk makan atau mengunjungi kamar mandi selama berhari-hari, berminggu-minggu atau bahkan berbulan-bulan. pasien tidak dapat melakukan aktivitas sehari-hari seperti pergi bekerja, bersekolah atau merawat diri sendiri.

Setelah bangun, pasien sering dalam keadaan bingung, dan menderita halusinasi. Mereka mungkin juga merasa lesu dan apatis. Banyak juga yang menyatakan bahwa mereka tidak dapat tetap fokus sementara yang lain menjadi hipersensitif terhadap kebisingan dan cahaya.

Dilansir dari laman FMT News berikut ciri-ciri dari gejala KLS:
1. Penderita tidak dapat membedakan mana kenyataan mana mimpi. Tidak jarang di sela-sela berlangsungnya episode, penderita sering melamun dan terlihat seolah-olah tidak sadar dengan lingkungan sekitarnya.

2. Ketika terbangun di tengah-tengah waktu tidur panjangnya, penderita dapat bertingkah laku seperti anak kecil, merasa kebingungan, disorientasi, letargi (kehilangan energi dan merasa sangat lemas), hingga ... Baca halaman selanjutnya