KPU Sawahlunto Buka 42 Posko Pemutakhiran Data Pemilih

"KPU juga membuka posko mobile di pasar maupun pada iven-iven yang banyak dikunjungi masyarakat."
KPU Sawahlunto Membuka Posko di Iven Sawahlunto Internasional Music Festival 2018 (Muhammad Haikal/Klikpositif)

SAWAHLUNTO, KLIKPOSITIF -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Sawahlunto, membuka 42 posko pemutakhiran data pemilih untuk pemilihan umum (Pemilu) 2019. Selain 42 posko tersebut KPU juga membuka posko mobile di pasar maupun pada iven-iven yang banyak dikunjungi masyarakat.

Komisioner KPU Kota Sawahlunto, Rika Arnelia mengatakan 42 posko yang tersebar di 27 Desa, 10 Kelurahan, 4 Kecamatan dan 1 kantor KPU Kota Sawahlunto, merupakan bagian dari gerakan melindungi hak pilih (GMHP) yang dilaksanakan pada 1 hingga 28 Oktober mendatang.

Dikatakannya, GMHP dimaksudkan melindungi hak demokrasi warga untuk memilih, menyempurnakan daftar pemilih jika masih ada yang tercecer.

"Untuk melindungi hak pilih tersebut KPU menerima laporan, bisa dari laporan masyarakat, bisa diri pribadi," katanya di Kantor KPU Kota Sawahlunto, Jumat 19 Oktober 2018.

Rika melanjutkan, masyarakat diminta pro aktif untuk mengetahui apakah sudah terdata dalam daftar pemilih melalui www.lindungihakpilihmu.kpu.go. id atau mendownload aplikasi KPU di smartphone.

"Daftar pemilih tetap hasil perbaikan (DPTHP) pada 13 September 2018 lalu, hasil pleno KPU menetapkan jumlah pemilih sebanyak 45.614," sambungnya kemudian.

Dari hasil GMHP, KPU menemukan beberapa laporan yakni tanggapan adanya pemilih meninggal, mengubah elemen data serta adanya pindah masuk dan maupun keluar. Selain itu terdapat rekomendasi dari Bawaslu Kota Sawahlunto sebanyak 103 pemilih yang harus ditindaklanjuti.

"Dari semua laporan itu, KPU tidak bisa serta merta untuk mencoret, KPU harus melakukan verifikasi faktual ke lapangan," jelasnya.

Sementara itu, Ketua KPU Kota Sawahlunto, Fadhlan Armey menambahkan akan ada pleno penetapan jumlah daftar pemilih setelah GMHP selesai yakni 9 November 2018.

Selain itu,  KPU sudah mendata pemilih pemula yang. "Untuk pemilih pemula per tanggal 17 April 2019, ... Baca halaman selanjutnya