Unand Kukuhkan Dua Guru Besar Bidang Peternakan

"Mereka adalah Prof. Yetti Marlida dan Prof. Salam N. Aritonang"
Foto Bersama Setelah Pengukuhan Guru Besar di Unand (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Universitas Andalas (Unand) mengukuhkan dua guru besar dibidang peternakan, Rabu 24 Oktober 2018. Mereka adalah Prof. Yetti Marlida dan Prof. Salam N. Aritonang. 

Prof. Yetti Marlida dikukuhkan setelah menyampaikan orasi ilmu berjudul Potensi Bakteri Asam Laktat Asal Tempoyak Penghasil y-animobutyric acid (Gaba) Sebagai Anti Heat Stres Pada Bloiler. Sedangkan Prof Salam N. Aritonang membawakan orasi ilmiah berjudul Optimalisasi Manajemen Tata Kelola Ternak Potong di Peternakan Rakyat dalam Rangka Meningkatkan Ketahanan Pangan.

Ketua Majelis Guru Besar Universitas Andalas Prof. Fauzan Azima, MS menjelaskan, saat ini terdapat 151 guru besar di Unand. Namun terjadi pengurangan kerena meninggal dunia sebanyak 4 orang, kemudian akan pensiun dalam waktu dekat 4 orang pula. Artinya saat ini ada 143 guru besar dan ditambah 2 dengan yang baru dikukuhkan.

"Untuk tahun 2019 kami usulkan 6 orang menjadi guru besar," ujarnya.

Dilanjutkannya, Setiap dosen kepala atau dosen yang sudah bergelar dokter harus berlomba-lomba untuk menjadi guru besar. Apalagi dengan dukungan pihak kampus, seperti menyediakan fasilitas dan dana untuk menjadi guru besar.

"Penelitian harus menyentuh kepada masyarakat serta bisa dijadikan referensi yang berguna untuk orang banyak," katanya.

Sementara Rektor Universitas Andalas Prof Tafdil Husni mengatakan, pihaknya menyediakan Rp 120 juta untuk satu guru besar. Setiap dosen yang sudah bergelar doktor berhak mendapatkan dana tersebut. Tentunya dengan mengikuti prosedur untuk menjadi guru besar.

"Semakin banyak guru besar di Unand ini semakin bagus. Kami berharap tiap tahun ada penambahan," ujarnya.

Pengukuhan diikuti oleh beberapa guru besar, Dekan Fakultas Peternakan James Hellyward serta undangan yang mengikuti sidang pengukuhan.

[Joni Abdul Kasir]