Anwar Ibrahim: Saya Banyak Dididik Tokoh Minangkabau

()

PADANG, KLIKPOSITIF -- Mantan Wakil Perdana Menteri Malaysia, Dato Seri Anwar Ibrahim, menyebutkan tokoh-tokoh Minang berpengaruh dalam dirinya. Hingga ia pun merenung alasan apa yang menyebakan Ranah Minang melahirkan tokoh besar.

"Tokoh-tokoh Minang banyak mendidik saya, seperti Buya Hamka, M. Yamin, Sutan Syahrir, Bung Hatta. Perjuangan mereka berlandaskan akhlak," kata Dato' Seri Anwar Ibrahim, saat memberikan sambutan pada Penganugrahan Gelar Doktor di bidang Pendidikan politik kepada dirinya di Auditorium UNP , Minggu ,(28/10).

baca juga: Arsul Sani: Polri Harus Hati-Hati dalam Upaya Paksa Penindakan Non Jatras

Dikatakan Anwar, di Jawa dan Makasar, dan Kalimantan, juga melahirkan tokoh-tokoh, tetapi tidak begitu banyak. Namun di Minang ini, satu rantau yang melahirkan banyak tokoh.

"Bagi anak-anak, satu persoalan yang harus ditanya adalah bagaimana dan apa kekuatan yang ada di Ranah Minang ini," lanjut Anwar, yang mengaku berkesan berada di Minang, walaupun sehari.

baca juga: Gede Widiade Ungkap Wacana Pembentukan Operator Baru Liga 2

Ia menyampaikan, sangat mengagumi semangat juang tokoh-tokoh Minang. Kekagumannya itu salah satunya dituangkan dengan membaca karya-karya para tokoh yang dimaksud, sekali pun berada di penjara.

"Saya minat membaca karya-karya tokoh besar. Waktu membaca saya banyak sekali, tapi di penjara. Bila orang tanya pengalaman saya di penjara jangan cerita soal derita, nestapa. Namun saya manfaatkan waktu sepenuhnya untuk beribadah dan beramal dan membaca ribuan buku," sebutnya.

baca juga: Legislator Kritik Syarat Pengajuan Calon Kepala Daerah pada Draft RUU Pemilu

Soal pendidikan, Anwar menyampaikan sebuah kesempatan untuk menimba ilmu di Universitas. Sebab, setelah bekerja tidak ada lagi waktu untuk menimba ilmu secara leluasa.

"Saya ingin mendesak anak-anak untuk merenung kembali bahwa pendidikan itu harus cemerlang. Dalam rumusan hadist, Rasulullah bilang kita itu mesti efisien dan excellence dalam amalan," ungkapnya.

baca juga: Kerusuhan di AS Meluas, Komisi I Minta Pemerintah Pastikan Keselamatan WNI

Ketua Tim Promotor Fahmi Idris dalam sambutannya menyampaikan pendidikan politik yang tidak sesuai dengan etika politik banyak dan sering menjadi pemberitaan, malah dilakukan oleh kalangan terdidik. Namun ditengah kesenjangan pendidikan politik tersebut tokoh Dato'Seri Dr Anwar Ibrahim dapat dijadikan model dalam pendidikan politik.

"Perjuangan beliau memberikan pendidikan politik yang baik menjadi dasar gelar doktor berikan kepada Dato' Seri Dr Anwar Ibrahim," ujarnya. (Joni Abdul Kasir)

Penulis: Eko Fajri