Hujan Deras Sejak Pagi, Padang Dikepung Luapan Sungai

"Sejumlah wilayah dilaporkan juga terendam air dengan ketinggian berkisar lutut orang dewasa hingga setengah meter"
Banda Bakali Tamsis yang meluap hingga ke jalan. (Pusdalops BPBD Padang)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Hujan deras yang melanda Kota Padang sejak pukul 13.00 WIB membuat beberapa sungai di Kota Padang meluap. Sejumlah wilayah dilaporkan juga terendam air dengan ketinggian berkisar lutut orang dewasa hingga setengah meter.

Menurut informasi yang diperoleh Klikpositif.com, beberapa lokasi yang air sungainya meluap berada di daerah Lubuk Kilangan, Lubuk Bagaluang, Ampang hingga banjir kanal. Sedangkan, lokasi dengan air sungai yang meluap diketahui di daerah Tarantang, Kecamatan Lubuk Begalung dan Jembatan Tamsis.

Sementara itu, ada beberapa lokasi yang juga tergenang banjir seperti daerah Lapai, Kecamatan Kuranii dan daerah Batung Taba, Kecamatan Lubuk Begalung serta beberapa daerah lainnya juga digenangi air. Salah seorang warga Batung Taba, Rudi (28) mengatakan bahwa banjir di lokasi tersebut terjadi karena meluapnya air sungai yang berada di dekat lokasi tersebut.

"Ada beberapa rumah warga yang terendam air di lokasi ini karena air sungai yang meluap," ujarnya.

Menurutnya, hal tersebut memang sering terjadi jika air sungai meluap sehingga membuat rumah warga tergenang air. Ketinggian air mencapai satu setengah meter yang telah merendam rumah warga. "Warga yang rumahnya terdampak banjir sudah dievakuasi dan ketinggian air masih belum surut," ujarnya.

Kepala BPBD Kota Padang, Edi Hasymi mengatakan, saat ini pihaknya sudah diturunkan di sejumlah titik yang tinggi terendam air dan juga diturunkan ke sejumlah aliran sungai yang meluap. Sejauh ini, pihaknya sudah mendata ada dua titik banjir kanal yakni, banjir kanal Tamsis dan banjir kanal Seberang Padang yang meluap.

"Selain itu, ada laporan juga yang menyebut kalau jembatan di daerah Tarantang putus karena derasnya arus sungai. Kita sudah menurunkan tim dan tengah melakukan pendataan di lapangan," tutupnya.

[Halbert Caniago]