Sungai Meluap, Operasional KA BIM Terhenti

"Jembatan kereta di kawasan Alai, Parak Kopi digerus luapan sungai"
Luapan sungai Banda Bakali Padang menyebabkan operasional KA BIM Expres terhenti (Pusdalops Padang/Instagram)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Debit air yang mengalir di sungai Banda Bakali, Kota Padang meluap. Luapan sungai ini merendam sejumlah rumah warga dan fasilitas umum lainnya pada Jumat 2 November 2018 sore.

Debit air di sungai ini membesar akibat hujan deras yang mengguyur Kota Padang sejak Jumat siang. Selain rumah warga, luapan sungai tersebut juga menganggu aktifitas transportasi publik salah satunya kereta api.

Luapan sungai ini menyebabkan kereta api dari Bandara Internasional Minangkabau ke Stasiun Simpang Haru terhenti. Hal ini ini disebabkan karena jembatan kereta di kawasan Alai, Parak Kopi digerus luapan sungai.

"Jembatan ini sedang direnovasi, jadi saat kami lewat vendor perbaikan jembatan meminta kami untuk berhenti dahulu karena luapan sungai sudah menyentuh jembatan," kata kondektur KA BIM Expres, Efsepni.

Ia menjelaskan, saat ini kereta api tersebut berisi puluhan penumpang. Saat ini kereta masih bertahan di lokasi hingga aliran sungai menyusut.

"Jika sudah mulai menyusut dan aman dilalui, perjalanan kereta baru dilanjutkan kembali," pungkasnya.

Diketahui, selain kawasan Alai, luapan sungai ini juga terjadi di kawasan Lubuk Kilangan tepatnya di kawasan Tarantang, Lubuk Kilangan, Lubuk Begalung dan Jati.

Hingga kini belum ada laporan korban jiwa, hanya saja hujan deras telah menyisakan banjir yang merendam rumah warga di beberapa kawasan lain seperti Seberang Padang dan Baringin.(*)