Masih Ada Madrasah yang Belum Memadai dan Butuh Perhatian Pemerintah

"Hal lain yang tidak boleh terlewatkan dan menjadi konsentrasi bersama, lanjutnya, bagaimana meningkatkan kualitas belajar mengajarnya serta outputnya yang didapat jelas, kualitas tenaga pendidik atau guru-guru harus mampu bersaing serta memberikan warna di dunia pendidikan islam yang unggul."
Ilustrasi (KLIKPOSITIF)

KLIKPOSITIF -- Ketua dan sejumlah anggota Komisi VIII DPR RI meninjau Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Program Khusus (PK), Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 serta Madrasah Aliyah Negeri (MIN) 2. Ketiga madarsah berada dalam satu kawasan di Jalan Perintis Kemerdekaan KM 15 Kota Makasar. Ali Taher berharap, tiga madrasah tersebut menjadi madrasah terpadu dan memerlukan perhatian pemerintah yaitu Kementerian Agama.

“Madrasah simbol pendidikan di Indonesia, diibaratkan, madrasah merupakan perjumpaan peradaban, kalimat Iqra dalam Alquran saja dimulai dengan kalimat bismirabbika (bacalah dengan [menyebut] nama Tuhanmu),” terang Ali Taher. Oleh karenannya Madrasah harus unggul dalam segala halnya, antara lain melahirkan generasi cerdas, beriman dan bertaqwa," ujar Ketua Komisi VIII Ali Taher saat melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Sulawesi Selatan, beberapa hari lalu.

Untuk mencetak generasi unggul dan mampu bersaing, ujarnya, masih ada madrasah yang belum memadai dan membutuhkan bantuan pemerintah dalam peningkatan sarana dan prasarananya apalagi melihat animo masyarakat saat ini sangat besar, mereka menginginkan anak-anaknya bersekolah di Madrasah baik Ibtidaiyah, Tsanawiyah dan Aliyah.

"Nah, sarana prasarana yang di kita jumpai ternyata kurang, seperti ruang belajar, labotarium terpadu, perpustakaan, ruang pengembangan kemampuan berbasis teknologi dan lain-lain, serta di lokasi ini (perkomplekan Madrasah) kondisinya banjir ketika hujan sehingga selalu saja menjadi persoalan klise, pemerintah dalam hal ini Kemenag harus mampu menjawab persoalan," ungkapnya.

Ali Taher mengingatkan, pemerintah telah mengalokasikan anggaran pendidikan di Kemenag sebanyak 80%, melalui persetujuan DPR RI yakni Komisi VIII dan Badan Anggaran. Ia anggaran dapat tersalurkan ke peningkatan kualitas pendidikan serta pengembangan Madrasah unggulan.

Hal lain yang tidak boleh terlewatkan dan menjadi konsentrasi bersama, ... Baca halaman selanjutnya