Empat Petani di Limapuluh Kota Disambar Petir, Satu Meninggal Dunia

"Korban yang mengalami luka bakar itu dilarikan ke Puskesmas Pakan Rabaa"
Ilustrasi (Net)

LIMAPULUH KOTA, KLIKPOSITIF -- Empat warga Jorong Lareh Nan Panjang, Nagari Batu Payuang, Lareh Sago Halaban, Kabupaten Limapuluh Kota, Selasa 6 November 2018 sore disambar petir. Akibat kejadian itu, satu orang dilaporkan meninggal dunia.

Korban yang meninggal dunia itu diketahui bernama Fuadi (60) Sedangkan tiga warga lain yang mengalami luka bakar adalah Buyuang Lantak (60), M Datuak Rajo Pangulu (60) dan Natar (50.

Peristiwa naas itu diketahui pertama kali, setelah Kepala Bidang Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Limapuluh Kota Rahmadinol memberikan imformasi bahwasannya ada empat warga di Jorong Lareh Nan Panjang disambar petir.

"Baru saja di Jorong Lareh Nan Panjang ada empat warga yang tersambar petir. Dari empat korban, satu diantaranya meninggal dunia," katanya, Selasa 6 Oktober 2018.

Akibat persitiwa itu, korban yang mengalami luka bakar itu dilarikan ke Puskesmas Pakan Rabaa, Gadut, Lareh Sago Halaban, pakai mobil patroli Polsek Luhak, Resor Payakumbuh.

"Iya, tadi anggota kita mengantarkan korban ke Puskesmas terdekat," kata Kapolsek Luhak AKP Kaspi Darmis membenarkan.

Dari informasi yang didapat KLIKPOSITIF, warga yang tersambar petir itu adalah petani yang sedang memanen padi di salah satu sawah milik warga setempat.

Saat hujan turun, Selasa 6 November 2018 sore, petani yang ada di lokasi itu sempat berteduh. Sayangnya, empat diantaranya yang masih berada di tengah sawah tersambar petir dengan cepat.

Melihat kondisi itu, empat pekerja lainnya segera memberikan pertolangan pertama kepada rekan-rekannya tersebut.

[Taufik Hidayat Kampai]