Hampir Sepekan, Pohon yang Menimpuk Bangunan Ini Belum Juga Dibersihkan

"Pengelola bangunan ini berharap adanya bantuan untuk memotong material pohon tumbang ini"
Pohon tumbang yang menimpuk satu bangunan di Sawahlunto (KLIKPOSITIF/Muhammad Haikal)

SAWAHLUNTO, KLIKPOSITIF -- Hampir sepekan, sebatang pohon kemiri yang tumbang dan menimpuk bangunan kantor dan tempat usaha Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Silungkang Tigo Bermakna, Kecamatan Silungkang, Kota Sawahlunto-Sumbar belum juga dibersihkan.

Bangunan itu ditimpuk pohon pada Jumat 2 November 2018 yang lalu. Namun hingga Rabu 7 November 2018, pohon tersebut tak beranjak dari atap bangunan. Kondisi ini juga berimbas pada aktivitas penjualan bibit bunga dan buah yang lumpuh dan tak bisa beroperasi, karena kondisi gedung mengalami kerusakan.

Pengelola BUMDes Silungkang Tigo Bermakna, Ridwan menyebut, dirinya telah melaporkan kejadian tersebut ke Kelompok Siaga Bencana Desa Silungkang Tigo. 

"Harapannya, ada bantuan dari BPBD Kota Sawahlunto untuk memotong kayu yang menimpa BUMDes ini, agar kami bisa beroperasi kembali seperti semula," harapnya saat ditemui KLIKPOSITIF, Rabu 7 November 2018.

Ridwan menambahkan, menjadi pengelola BUMDes Silungkang Tigo Bermakna merupakan satu-satunya usaha untuk menghidupi keluarganya. Ia berharap dapat bantuan dari pihak-pihak terkait untuk bisa membantu memotong pohon tumbang maupun yang akan mengancam tempat ia menggantungkan hidup tersebut.

Dari pantauan KLIKPOSITIF, material kayu masih menimpa atap, sementara itu terdapat sebatang pohon kemiri yang sudah tumbang dan 6 batang pohon lainnya yang berpotensi sewaktu-waktu bisa tumbang di tebing dengan ketinggian sekitar 10 meter yang akan mengancam BUMDes maupun pengendara jalan lintas Sumatera, Silungkang -Sawahlunto.

[Muhammad Haikal]