Gubernur Sumbar Ingin Sekolah Hidupkan Gerakan Literasi

"membangun literasi harus dilakukan dengan gerakan, tidak cukup dengan wacana saja"
Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno (istimewa)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Pemprov Sumbar ingin mengulang kejayaan masa lampau yang melahirkan tokoh-tokoh besar Minangkabau yang berisi dan sarat dengan literasi. Tokoh yang betul-betul paham dan menghasilkan banyak karya punya segudang ilmu serta menjadi catatan sejarah.

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengatakan, membangun literasi harus dilakukan dengan gerakan, tidak cukup dengan wacana saja. Gerakan tersebut harus dimulai dari sekolah. Literasi menurutnya mampu mendorong penguatan pendidikan karakter dan peningkatan kompetensi siswa.

Irwan Prayitno menginstruksikan agar seluruh jajaran pendidikan SLTA se Sumbar untuk melakukan gerakan literasi. Menurutnya, literasi ini sesuatu yang perlu digalakkan lagi. Karena tanpa cinta literasi, mustahil akan jadi orang pintar dan berwawasan.

"Kita prihatin, saat ini peringkat literasi Indonesia sangat rendah di dunia. Kita ingin membalikkan keadaan, bahwa budaya literasi kembali membudaya di Indonesia dan itu berawal dari Sumbar," ungkapnya, Jumat 9 November 2018.

Menindaklanjuti instruksi Gubernur tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Sumbar, Burhasman mengaku telah mengeluarkan surat edaran agar SMA, SMK baik negeri maupun swasta untuk menyusun kegiatan yang berkaitan dengan gerakan literasi. Selanjutnya, sekolah mewajibkan siswa untuk membaca minimal dua buku persemester.

Selain itu, sekolah juga harus memberikan penghargaan kepada siswa yang baik dan berprestasi dalam soal literasi. "Kami berharap instruksi Gubernur ini bisa menjadi pemicu lahirnya literator-literator muda handal yang akan melahirkan siswa berkarakter kuat dari Sumbar untuk Indonesia," ujarnya.

[Joni Abdul Kasir]