Miris! Tiga Bocah di Padang Ini Disuruh Mengemis oleh Ayahnya

"Mereka mengaku harus mendapatkan uang masing-masing Rp100 ribu setiap harinya, kalau tidak, ayahnya akan memukul"
Tiga anak yang dipaksa mengemis oleh ayahnya saat diamankan Satpol PP Padang. (KLIKPOSITIF/Halbert Caniago)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Tiga orang anak di Kota Padang diduga dipaksa mengemis oleh orangtuanya sejak setahun lalu. Hal tersebut diketahui setelah ketiganya diamankan personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang pada Jumat 9 November 2018.

Orang tua yang menyuruh anaknya mengemis itu diketahui bernama Zalmondo (40) yang bekerja serabutan di Pasar Raya Padang. "Ini disuruh oleh ayah untuk minta uang di Lapangan Imam Bonjol sejak pagi sampai jam 16.00 WIB sore," ujar salah seorang anak yang diwawancarai Klikpositif.com.

Tiga anak itu diketahui berinisial S (10), K (8) dan R (6) yang tidak lagi bersekolah sejak setahun yang lalu setelah pindah rumah di daerah Jati. Menurutnya, dia harus mendapatkan uang masing-masing Rp100 ribu setiap harinya, kalau tidak, sang ayah akan memukulnya.

"Kalau tidak dapat uang dipukul oleh ayah menggunakan lidi dan terkadang pakai kayu," lanjutnya.

Menurut sang bocah, uang tersebut digunakan oleh ayahnya untuk membayar rumah kontrakan di daerah Jati itu dan juga untuk kebutuhan hidup sehari-hari. "Biasanya dapat uang Rp30 ribu hingga Rp50 ribu seharinya dan itu untuk bayar kontrakan," lanjutnya.

Zalmondo yang memaksa anaknya untuk mengemis itu juga diketahui sering mabuk-mabukan bahkan hampir setiap hari. "Hampir setiap hari ayah pulang mabuk, katanya dia beli minuman itu pakai uang hasil kerjanya sendiri," sambungnya.

Disebutkan sang bocah, ayahnya itu bercerai dengan ibunya dan kembali menikah dengan seseorang bernama Sri. "Ayah menikah lagi setelah bercerai dengan ibu dan ibu sekarang tidak tau kemana," sambungnya.

Sementara itu, saat ditanya kepada Zalmondo, ia menyuruh anaknya itu untuk memgemis karena anaknya tidak ada kegiatan di rumah. "Kalau untuk saya suruh, memang benar, tapi karena dia tidak ada kegiatan di rumah, dari pada dia berkelahi di rumah," ujarnya.

Terpisah, Kasat Pol PP Padang, Yadrison mengatakan, pihaknya memang ... Baca halaman selanjutnya