Pertama di Sumbar, APBD Agam Tahun 2019 Ketuk Palu

"Hari ini, DPRD Agam telah menyetujui Ranperda APBD 2019 menjadi Praturan Daearah, ini berarti Agam menjadi daerah tingkat dua yang menetapkan APBD 2019 pertama di Provinsi Sumatera Barat,"
Bupati Agam Indra Catri menandatangani nota kesepakatan APBD 2019 (Ist)

AGAM, KLIKPOSITIF -- Setelah melewati pembahasan secara maraton, dengan waktu yang terbilang singkat dan cepat, akhirnya Kabupaten Agam daerah pertama di Sumbar ketok palu APBD 2019, pukul 22.17 WIB, di ruang sidang utama DPRD Agam, Kamis (08/11).

Sekretaris DPRD Agam, Indra saat membacakan nota kesepakatan pengesahan APBD Agam tahun 2019 menyebutkan pendapatan daerah ditargetkan sebesar Rp. 1,513 triliun, sedangkan belanja daerah sebanyak Rp.1,547 triliun, sehingga terjadi defisit sebanyak Rp.34 milyar.

Menanggapi hal itu, Bupati Agam Indra Catri mengatakan defisit tersebut menjadi PR bersama yang harus dicarikan jalan keluarnya. Meski demikian, hal itu mendapat angin segar dari pemerintah pusat karena pada tahun 2019 Kabupaten Agam menerima peningkatan dana DAK fisik dari Rp. 284,3 milyar pada tahun 2018 menjadi Rp. 313,9 milyar atau mengalami peningkatan sebanyak Rp. 29,6 milyar.

Demikian juga halnya dengan alokasi DAK non fisik yang mengalami kenaikan dari Rp. 187,5 milyar menjadi Rp. 190,4 milyar atau meningkat sebesar RP. 2,9 milyar.

“Hari ini, DPRD Agam telah menyetujui Ranperda APBD 2019 menjadi Praturan Daearah, ini berarti Agam menjadi daerah tingkat dua yang menetapkan APBD 2019 pertama di Provinsi Sumatera Barat," ujarnya.

Ucapan terimakasih diutarakan pada Pimpinan DPRD yang sudah menepati janjinya untuk menjadikan Agam NO.1 kali ini. Pembahasan dan penetapannya sesuai dengan jadwal yang ditargetkan, mudah-mudahan ini menjadi prestasi bagi kita semua, karena telah bisa mengahasilkan APBD dengan harmonis dan baik.

Jika dibandingkan dengan APBD 2018, terjadi peningkatan dalam pendapatan dan belanja daerah Kabupaten Agam. Dimana pada tahun tersebut pendapatan daerah diproyeksikan sebanyak Rp. 1,419 triliun, dengan belanja daerah Rp. 1,454 triliun, dan juga defisit sebesar Rp.34 milyar.

“APBD tahun 2019 masih kita prioritaskan untuk pelayanan dasar dalam bentuk ... Baca halaman selanjutnya