Pedagang Demo Tolak Ranperda, Pasar Payakumbuh Sepi

"Hanya ada satu-satu pembeli yang tampak menunggu di depan kios-kios. Mereka tidak tahu bahwa hari ini bakal ada demo pedagang. "
Ilustrasi Pasar. (ANTARA FOTO)

KLIKPOSITIF - Pusat pertokoan pasar Payakumbuh, Selasa 5 april 2016, sepi. Seluruh toko terlihat tutup. Hari ini para pedagang mendatangi gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Payakumbuh untuk melakukan aksi penolakan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Pengelolaan Pasar Tradisional yang diajukan Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh kepada DPRD.

Hanya ada satu-satu pembeli yang tampak menunggu di depan kios-kios. Mereka tidak tahu bahwa hari ini bakal ada demo pedagang. Salah seorang pengunjung pasar, Doma, mengatakan ia bersama keluarganya hendak berbelanja keperluan sekolah bagi anaknya yang masih duduk dibangku Sekolah Dasar (SD).

Pengunjung lainnya, Rini juga mengaku kecewa karena tidak bisa membeli keperluan toko kelontongnya.

“Saya tidak tahu dan merasa kecewa, sudah berkeliling pasar ini dari pagi sekali, tapi toko tidak ada yang buka. Kota ini seperti mati. Jadi tidak tau harus menjual apa di rumah,” katanya.

Sebelumnya, Ikatan Pedagang Pasar Payakumbuh (IP3) mendatangi gedung DPRD setempat, Kamis, 24 Maret lalu. Mereka menyerahkan petisi penolakan terhadap Ranperda yang dinilai merugikan pedagang. Informasi yang beredar di kalangan pedagang, isi Ranperda itu salah satunya adanya aturan pembatasan kepemilikan kios yang maksimal hanya 3 kios.

Ranperda Pengelolaan Pasar yang diajukan Pemko Payakumbuh ini akan diputuskan DPRD 14 April mendatang.

[Arya Irvanus]