ACT Sumbar Sambangi IKM Sulawesi Tengah

Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sumatera Barat bersama media menyambangi perkumpulan Ikatan Keluarga Minang (IKM) yang ada di Sulawesi Tengah
Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sumatera Barat bersama media menyambangi perkumpulan Ikatan Keluarga Minang (IKM) yang ada di Sulawesi Tengah (KLIKPOSITIF)

PALU, KLIKPOSITIF - Aksi Cepat Tanggap ( ACT ) Sumatera Barat bersama media menyambangi perkumpulan Ikatan Keluarga Minang (IKM) yang ada di Sulawesi Tengah. Kunjungan itu dilakukan pada Jumat, 2 November 2018.

Dalam kunjungan itu, tim sempat berbagi cerita dengan perantau yang ada di daerah ini. Bercerita bagaimana situasi saat kejadian dan setelah gempa dan Tsunami terjadi.

baca juga: ACT Ajak Masyarakat Saksikan Muhasabah Akbar di Malam Kemenangan

Sekretaris IKM, Junaidi mengatakan saat ini ada 350 Kepala Keluarga (KK) perantau Minang yang ada di Sulteng. Dalam musibah yang menimpa daerah itu, ada 24 orang warga Minang yang meninggal dunia.

"Mereka yang meninggal kebanyakan saat berada di Pantai Talise dalam rangka menyaksikan kegiatan kebudayaan yang diadakan pemerintah. Selain itu, ada 57 rumah yang mengalami rusak berat, dan 200 lainnya mengalami rusak ringan," katanya.

baca juga: 240 Mualaf di Kota Padang Terima Bantuan Paket Lebaran

Ia mengatakan dalam gempa dan Tsunami yang terjadi pada 28 September 2018 itu, warga Minang yang ada di Palu juga banyak menerima bantuan dari masyarakat Minangkabau dan perantau yang ada di seluruh daerah di Indonesia bahkan luar negeri.

"Kita juga mendapat kunjungan dari Wakil Gubernur Nasrul Abit beberapa waktu lalu. Dalam kunjungan itu, Beliau juga menyerahkan bantuan dari masyarakat Sumbar untuk kita berupa Randang dan bantuan logistik lainnya," ujar lelaki yang menjadi sumando urang Minang ini.

baca juga: ACT Padang Mudahkan Muzakki Salurkan Zakat Melalui Padang.IndonesiaDermawan.id

Ia mengatakan, saat ini pihaknya telah melakukan pendataan terhadap jumlah korban yang terdampak gempa dan Tsunami untuk menerima bantuan untuk rumah dan perawatan diri. "Saat ini kita mendata perantau yang rumahnya hancur dan rusak parah untuk mendapat bantuan rekonstruksi. Selain itu, kita juga membantu saudara kita yang mengalami sakit akibat bencana dengan memberikan bantuan kesehatan," tuturnya.

Hingga saat ini, pihaknya bersyukur bantuan yang datang tak henti-hentinya mengalir ke IKM. "Sehingga untuk dana bantuan langsung datang ke Rumah Gadang IKM ST yang berada di Jalan Kelinci Nomor 5 Talise Palu, Sulteng. Rumah Gadang ini merupakan tempat berkumpulnya warga IKM yang ada di Sulteng. Sehingga gedung ini juga sebagai ajang silaturahmi kita bersama," kata Dosen di Universitas Tadulako ini.

baca juga: ACT Padang Berikan Bantuan 10 Ton Beras untuk Warga Terdampak COVID-19 di Padang

Ia berharap masyarakat Sumatera Barat juga mendoakan mereka untuk segera bangkit dan bisa menata kembali kehidupan. "Doakan kami bisa bangkit dan menata kembali kehidupan ini menjadi lebih baik lagi kedepannya. Kami berharap selalu ada dukungan dan doa dari masyarakat," tuturnya. (*)

Penulis: Fitria Marlina