Besok KPU Sumbar Tetapkan DPTHP - 2

"Pleno rekap DPTHP 2 ditingkat kabupaten kota dilaksanakan sejak tanggal 11, 12 hingga 13 November 2018 ini. "
Pemilu 2019 (Net)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumbar besok (Rabu, 14/11) akan melakukan penetapan Daftar Pemilih Tetap Hasil Pencermatan 2 (DPTHP 2).

Anggota KPU Sumbar Nova Indra menjelaskan, sebelumnya penetapan DPTHP - 2 dilaksanakan di masing-masing kabupaten/kota, kemudian hasil rekap dari daerah direkap di provinsi dan ditetapkan.

"Pleno rekap DPTHP 2 ditingkat kabupaten kota dilaksanakan sejak tanggal 11, 12 hingga 13 November 2018 ini. Dari laporan yang diterima oleh KPU Sumbar, sudah 12 kabupaten kota yang selesai melaksanakan pleno rekap DPTHP 2," jelasnya, Selasa, 13 November 2018.

Setelah ditetapkan DPTHP2 ternyata masih ada komplain dari Bawaslu atau peserta pemilu, menurutnya sah saja. Namun begitu, komplain yang disampaikan harus disertai data atau bukti lengkap agar KPU lebih gampang mengkrosceknya.

"Kami bisa sampaikan ke KPU Pusat, kami meminta ke KPU kabupaten/kota, koordinasi dengan Bawaslu karena data itu mereka yang punya. Jadi ketika ada perbaikan, dan klarifikasi pemilih yang belum terakomodir, bisa diselesaikan langsung di kabupaten/kota, " ujarnya.

Jika komplain tersebut disampaikan di tingkat KPU provinsi, pihaknya tidak bisa mengeksekusinya karena data tersebut mesti disampaikan kembali ke kabupaten kota. Sementara pleno sudah selesai dilakukan.

"Tentu kita harus mengakomodir itu, jalan keluarnya pemilih dimasukkan dalam Daftar Pemilih Khusus (DPK) kalau ditingkat provinsi. Tapi kalau di kabupaten kota, misalnya data itu ada perbaikan, butuh faktual maka bisa dilakukan," tambahnya.

Nova Indra mengaku, sudah melakukan koordinasi dengan Bawaslu dan sepakat untuk bagaimana data pemilih di Sumbar lebih baik lagi.

"Dengan peserta pemilu, kami mendorong semangat mereka paling tidak mencek apakah anggota parpolnya ada dalam dpt. Selain itu, capil juga memberikan suport dengan maksimal jika masih ada data pilih yang belum cukup elemen datanya bisa dilakukan," ... Baca halaman selanjutnya