Hingga Oktober, Realisasi KUR untuk UKM di Sumbar Lebih dari Rp3,1 Triliun

"Angka tersebut terus bergerak, sebab pelaku usaha terus melakukan peminjaman"
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Zirma Yusri (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Zirma Yusri mengatakan, serapan Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Sumatera Barat (Sumbar) untuk Usaha Kecil Menengah (UKM) hingga Oktober mencapai Rp3,1 triliun dari target Rp4,2 triliun.

"Data Oktober sudah mencapai Rp3,1 triliun. Angka tersebut terus bergerak, sebab pelaku usaha terus melakukan peminjaman," ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu, 14 November 2018.

Dikatakannya, saat ini terdapat 593 ribu jumlah Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Sumbar. Dari jumlah tersebut serapan atau realisasi KUR di Sumbar terbilang cukup baik.

Untuk pencapaian tersebut pemerintah daerah terus mendorong usaha mikro masyarakat memanfaatkan KUR sebagai penambahan modal dalam menggerakkan usaha. Dorongan tersebut dalam bentuk sosialisasi kepada usaha kecil yang ada.

"Bank sebagai lembaga yang ditunjuk untuk penanggung jawab juga terus melakukan pendekatan agar pelaku usaha mudah dalam mendapatkan akses KUR," ujarnya.

Zirma mengklaim selama ini belum ada kendala yang berarti dalam penyaluran KUR. Namun tidak bisa di pungkiri bank punya penilaian tersendiri terhadap para pelaku usaha.

Untuk itu, pihaknya terus melakukan penguatan melalui pelatihan-pelatihan terhadap pelaku usaha agar bisa mengembangkan usaha mereka.

"Besaran KUR mulai dari Rp2 juta sampai 500 juta. Kami berharap pelaku usaha memanfaatkan KUR sebagai penambah modal," pungkasnya.

[Joni Abdul Kasir]